Suara.com - Pegiat media sosial Adam Deni terus mencecar Taqy Malik untuk memberikan klarifikasi terkait dana travel umrah. Teranyar, ia memberikan bukti jumlah korban beserta total pemasukan.
Adam Deni mengunggah cuplikan pesan seseorang yang berhasil mengantongi identitas 74 jamaah. Dananya pun tak tanggung-tanggung sebab mencapai miliaran rupiah.
"Total pemasukan Rp 1.223.900.000. Gue sudah dapat nomor hpnya om, semua lengkap dan detail pembayaran," demikian pesan yang diunggah Adam Deni di Instagram, Kamis (16/9/2021).
Adam Deni memberikan sindiran menohok untuk Taqy Malik. Ia mengatakan uang tersebut cukup untuk membangun sebuah pabrik.
"Total uang jamaah di Taqychan Travel Rp 1,2 miliar nih. Buat bikin pabrik cukup nggak @taqymalik," tanya Adam Deni sambil menyisipkan emoji tertawa sambil menangis.
Adam Deni menjelaskan, beberapa uang jamaah telah dikembalikan. Namun tak sedikit pula yang masih menunggu kepastian.
"Orang kaya kok refundnya lama bener. Rp 1,2 miliar gampanglah buat Orang Kaya," ujar Adam Deni.
Warganet yang menyaksikan besarnya jumlah pemasukan, kemudian mengaitkan dengan harta yang dimiliki Taqy Malik.
"Pantesan nih orang bisa beli mobil sport. Modal 75 jamaah saja, gimana kalau sampai ratusan ribuan jamaah," ucap @38pd0_0.
Baca Juga: Nama Taqy Malik Tersandung Dugaan Penggelapan Dana Umrah, Adam Deni Beri Komentar Menohok
Adam Deni hanya menjawab, "Oo ya ooo ya oo yaa bongkar."
Sementara itu, Taqy Malik masih bergeming dengan permintaan Adam Deni untuk memberikan klarifikasi.
Seperti biasa, suami Sherel Thalib ini hanya membagikan aktivitas kesehariannya di Instagram.
Terungkapnya masalah pengembalian dana travel umrah Taqy Malik berawal dari postingan Adam Deni. Pria yang pernah berseteru dengan Jerinx ini mengumpulkan beberapa korban termasuk presenter Anwar Sanjaya.
Mereka meminta kejelasan mengenai pengembalian dana sejak beberapa minggu yang lalu. Namun belum mendapat jawaban pasti akan masalah tersebut.
Berita Terkait
-
Polda Metro Jaya Buru Aset Hanania Travel, Korban Umrah Berpeluang Tetap Diberangkatkan
-
Dengar Curhatan Korban, DPR Minta Polisi Pertimbangkan Istri Bos Hanania Travel Jadi Tersangka
-
Curhat Korban Hanania Travel di DPR: Banyak Orang Tua Jatuh Sakit karena Gagal Berangkat Umrah
-
Korban Travel Haji Hanania Group Diperkirakan Tembus 3.000 Orang, Kerugian Capai Rp 95 Miliar
-
Roger Danurta dan Cut Meyriska Bantah Terima Uang Saku dari Travel Umrah Hanania
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Hasto Kritik TNI-Polri Ikut Awasi Pajak: Penyalahgunaan Kekuasaan
-
3 Lipstik Inez yang Halal dan Tahan Lama, Warnanya Intens dan Tak Bikin Bibir Kusam
-
Fenomena Gaji Numpang Lewat: Gaya Hidup dan Tekanan Sosial yang Bikin Boros
-
Spesifikasi Kapal Induk Tua Italia ITS Giuseppe Garibaldi: Dipensiunkan Sejak 1971
-
Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos
-
Marko Simic Ternyata Punya Peran Besar di Balik Kedatangan 2 Pemain Asing Persija
-
Satgas Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan hingga 2028
-
Prabowo dan Obsesi MBG: Mengapa Kemajuan Negara Diukur dari Perut Rakyat?
-
FIFA Selidiki Insiden Kericuhan Pascalaga Final, Sejumlah Pemain Argentina Terancam Sanksi
-
Sudah Berusia 40 Tahun, Kapal Induk Italia Dinilai Tak Cocok Untuk Pertahanan RI