Suara.com - Industri musik Indonesia kembali diramaikan oleh penyanyi pendatang baru bernama Rio Adiwardhana. Dia baru saja meluncurkan singel perdana bertajuk 'Tak Bisa Memiliki'.
Di bawah naungan manajemen CatNClaw, Rio Adiwardhana mengaku ingin menunjukkan kebolehannya bernyanyi walau usianya tidak lagi muda.
"Awalnya saya merasa seperti itu. Cuma ketika saya memilih kayaknya nggak ada yang telat," ungkap Rio Adiwardhana saat berkunjung ke kantor Suara.com di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/9/2021).
Lelaki yang sejak SMP sudah main musik ini akhirnya berani meluncurkan single baru setelah sempat mendapat penolakan pada 2017.
"Menurut saya masuk ke industri susah dan tidak gampang. Pertama kita harus punya kualitas, yang kedua kita harus punya sesuatu hal yang menarik untuk bisa ditonjolkan, yang ketiga sebenarnya masih banyak faktor lain," tuturnya.
"Tapi saya sempat merasa down dan sempat saya tak ingin main gitar dalam artian saya tidak mau main musik lagi di tahun 2017," sambung Rio Adiwardhana.
Dia bahkan mengalami trauma setelah CD demo lagunya dibuang ke tempat sampah.
"Basicnya CD recording saya pernah saya masukan ke dalam major, dan itu di buang di muka saya. Itu yang bikin saya jadi kok gini," jelas Rio Adiwardhana.
Beruntung trauma tersebut perlahan hilang usai dirinya mendapat dukungan penuh dari sang istri dan buah hatinya.
Baca Juga: Kebiasaan Makan Anneth Bikin Betrand Peto Heran: Cakep Cakep Aneh!
"Istri saya yang bilang, 'Mau sampai kapan pun musik nggak hilang dari kamu'. Lagipula ini bukan sifatnya negatif. Istri saya bilang seperti itu," ujarnya.
Tidak hanya itu, keinginan bermusik Rio Adiwardhana kembali muncul lantaran anak pertamanya meminta dirinya kembali main musik.
"Di tahun 2018 umur anak pertama saya sekitar empat tahun dan dia suka nyanyi dan dia ingin saya main gitar untuk dia. Itu pertama kali saya main gitar lagi," tuturnya.
Lagu Tak Bisa Memiliki pun sudah diluncurkan sejak dua hari yang lalu. Bahkan video klipnya sudah bisa ditonton di sini.
Berita Terkait
-
Fafa Sumenep Bawa Pesan Positif Lewat Single Bismillah Karena Cinta
-
Givri Taj Cerita Transformasi Lewat Operasi Plastik di Vietnam, Sedot Lemak hingga Fat Grafting
-
Bahaya! ATEEZ Terjebak dalam Pesona Magnetis dan Memabukkan di Lagu Bad
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Film Anime Omnibus Grotesqqque dari CloverWorks Ungkap 35 Kontributor Musik
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Lampaui Target Program 3 Juta Rumah, Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan Tuai Pujian
-
Bocah SD Boyolali Diakui NASA, Ahmad Luthfi Langsung Beri Laptop
-
Makin Brutal! Israel Culik 20 Warga Palestina saat Penggerebekan Malam di Tepi Barat
-
Jual Emas hingga Gadai Sertifikat Tanah, Calon Perangkat Desa Pati Bongkar Setoran Rp165 Juta
-
Benarkah Menambah Taman Kota Bisa Mengurangi Gelombang Panas? Ini Temuan Peneliti
-
4 Sepatu 910 Nineten untuk Daily Running, Nyaman dan Empuk Dipakai Latihan Lari
-
Rupiah Akhirnya Bangkit! Ditutup Menguat ke Rp18.073 per Dolar AS
-
Koperasi Desa hingga Pelosok, Mengapa Sekolah Rusak Justru Dibiarkan?
-
Detik-Detik Ibu di Way Kanan Melahirkan di Mobil Akibat Jalan Rusak Parah
-
Sutrimo Pembantu Febrie Adriansyah Tewas Tak Wajar, Puslabfor Polri Uji Sampel dari Lokasi Kejadian