Suara.com - Artis Ussy Sulistiawaty mengaku tidak pernah mau menyalahkan orang lain saat dirinya difitnah atau dijatuhkan. Dia justru akan introspeksi diri.
Hal itu diungkap oleh istri Andhika Pratama itu dalam video yang diunggah Angela Prisa Official Channel di YouTube pada Kamis (30/9/2021). Dia awalnya berbicara tentang karma.
"Kalau dari dulu aku tuh percaya, kalau di agama lain karma. Kalau di aku, aku nggak percaya karma di agama tapi aku percaya tabur tuai," kata Ussy Sulistiawaty.
"Jadi aku percaya apa yang kita tabur, kita akan menuai entah di kita, di anak kita, cucu kita, kita nggak tahu. Kita berbuat baik Insya Allah dibalas baik, kita berbuat jahat, insya Allah akan balik (jahat)," sambungnya lagi.
Barulah kemudian dia menyinggung apabila mendapat masalah tidak pernah menyalahkan orang lain. Dia merasa itu bisa jadi imbas dari kesalahannya di masa lalu.
"Yang paling aku pikirin, aku dapet masalah nih, aku jarang banget menyalahkan orang itunya. Kadang-kadang aku suka menyalahkan diri aku, 'Oh mungkin ini yang aku tuai'," tuturnya.
"Oh mungkin ini dari zaman bahela pernah nyakitin orang lain, aku nggak sadar. Mungkin aku pernah nyakitin orangtua, aku nggak sadar. Jadi mungkin ini balesannya buat aku ketika aku disakiti orang," imbuhnya.
Meskipun dia tidak memungkiri sempat merasa kesal. Hanya saja, Ussy Sulistiawaty tetap berprinsip itu adalah bagian kesalahannya.
"Nggak. Secara manusiawi gila gue difitnah disakiti tapi dengan bertambahnya umur mikirnya ini mungkin balesan gue di dunia. Gue pernah menyakiti orang-orang nggak sadar," terangnya.
Baca Juga: 8 Lawakan Andhika Pratama yang Curi Perhatian, Kerap Sindir Pemerintah
Apalagi, dia percaya di dalam kehidupan setiap orang pasti mengalami masalah.
"Sedih manusiawi, ngerasa kok nggak adil, gue nggak salah kok diginiin. Itu bisa bikin stres. Aku lebih Introspeksi, nggak mungkin hidup tanpa masalah, pasti ada masalah," pungkasnya.
(Astri Ananda)
Berita Terkait
-
Aksi Shegan Mirip Lisa BLACKPINK Dikecam hingga Disorot Netizen Thailand, Akun Medsosnya Kini Hilang
-
Jarang Didekati Cewek, Lee Dong Wook Merasa Insecure
-
Heboh, Pedro Pascal Diduga Penyuka Sesama Jenis Usai Terciduk Mesra dengan Rafael Olarra
-
Kasus Berbalik Arah, Cinta Ruhama Amelz Kini Dilaporkan Usai Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual 2017
-
Sutradara Terduga Pelaku Pelecehan Berkedok Casting Film Buka Suara
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Ibu Tiri Bohong di 2024, Rieke Diah Pitaloka Desak Polisi Usut Kasus Kematian Nizam
-
Shutter Dipuji Mahakarya Horor Asia, Bagaimana Versi Indonesia yang Lagi Tayang di Netflix?
-
Belum Pulang ke Indonesia, Alumni LPDP Irawati Puteri Dituding Bawa Kabur Uang ILDS
-
Digugat Cerai Mawa, Insanul Fahmi Masih Pikir-Pikir Talak Inara Rusli
-
Shazam!: Ketika Kekuatan Dewa Bertemu dengan Jiwa Remaja yang Jenaka, Sahur Ini di Trans TV
-
The Legend of Tarzan: Kembalinya Sang Raja Rimba dan Isu Kolonialisme, Malam Ini di Trans TV
-
2 Kejanggalan Sikap Ayah Bocah di Sukabumi yang Meninggal Disiksa Ibu Tiri, Apa Itu?
-
Pembacok Mahasiswi UIN Suska Harusnya Nonton 4 Film Ini, Motivasi Hadapi Penolakan Cinta
-
Selingkuh dan Poligami, Insanul Fahmi Kecewa Digugat Cerai Wardatina Mawa
-
Viral Takjil Gratis dengan Pesan Tuhan Yesus Sayang Kamu, Toleransi atau Ngawur?