Suara.com - Beberapa waktu lalu komedian Komar terbaring di rumah untuk menjalani kemoterapi. Sebab seperti diketahui, pelawak 61 tahun ini menderita kanker usus stadium 4C.
Kini, kondisi Qomar jauh lebih baik dari sebelumnya. Pria yang tergabung dalam grup lawak Empat Sekawan ini sudah bisa jalan-jalan dan terlihat bugar.
"Kelihatannya karena pemberitaan begitu marak, Haji Qomar vonis stadium 4C kanker ganas. Tapi.. sudahlah, ini proses sekolah kehidupan yang harus saya jalani," kata Qomar di kanal YouTube Starpro Indonesia, Senin (11/10/2021).
Qomar tidak mau terpuruk karena penyakit kanker tersebut. Bahkan dengan senyuman, bintang film Benyamin Biang Kerok ini menunjukkan semangatnya.
"Ini proses yang harus kita lalui. Karena biar Tuhan senang hati melihat kita orang yang tegar," terang Qomar.
Sang anak pun sempat tidak percaya jika Qomar bisa kembali beraktivitas di tengah vonis kanker tersebut. Namun ketidakpercayaan ini terbantahkan dengan semangat sang ayah menjalani hidup.
"Diberikan penyakit seperti ini saya berpikir nggak mungkin bisa ngajar, beraktivitas. Tapi saya benar-benar kagum kepada abah," ucap sang putra.
Pada awal Oktober lalu, Qomar sempat menceritakan proses kemoterapi yang dilakukan di rumah. Ia menerangkan harus rela tangannya seperti tersetrum listrik sebagai efek obat.
"Proses kemoterapi saya diinfus selama 46 jam. Masih terasa seperti nyetrum karena saking kerasnya cairan," tutur Qomar dikutip dari tayangan Hot Shot SCTV.
Baca Juga: Ingin Sembuh dari Kanker, Qomar Jalani Kemoterapi hingga Seperti Kesetrum
Lewat kesempatan itu pula Qomar menceritakan awal mula divonis kanker ganas. Berawal dari kesulitan BAB (buang air besar) dan buang gas.
Tapi lama kelamaan perut Qomar terasa sakit dan dilakukan pemeriksaan. "Perutnya keras seperti membatu, melilit. Itu babak terakhirnya dan langsung dieksekusi ke dokter," kata Qomar.
Akhir Agustus lalu Qomar menjalani operasi tumor usus. Dokter pun memberikan vonis kepada grup lawak Empat Sekawan itu, kanker stadium 4C.
Berita Terkait
-
Bantah Fitnah Poligami, Istri Qomar Tegaskan Cuma Satu Istri dan Punya Lima Anak
-
Cek Fakta: Makam Abah Qomar Tak Terurus? Ini Penjelasan dari Orang Terdekat dan Pengurus Kubur
-
Penuh Emosi, Anak Tak Terima Keluarga Dibilang Telantarkan Makam Nurul Qomar
-
Kondisi Makam Pelawak Qomar Disebut Peziarah Tak Terawat, Pertanyakan Peran Keluarga
-
Duka di Awal 2025, 4 Artis Indonesia Ini Meninggal Dunia
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis