Suara.com - Dunia hiburan memang tak bisa ditebak ke mana arah. Sejumlah Artis Asia kini hidup sulit meskipun di masa lalu pernah menjadi artis hits yang digandrungi penggemar di seluruh benua Asia.
Mereka jatuh miskin dan kehilangan pamor, bahkan ada yang sampai depresi akibat perubahan hidup yang begitu drastis.
Siapa sajakah mereka? Yuk, simak deretan artis Asia kini hidup sulit berikut ini!
1. Ng Man Tat
Siapa pun sudah tidak asing dengan artis yang satu ini. Ia kerap menghadirkan akting yang lucu dan segar dalam berbagai peran yang dimainkannya, mulai dari film Shaolin Soccer, Trouble Maker, dan God of Gamblers.
Sayang seribu sayang sebeum akhir hidupnya, kekayaan dan kejayaannya seketika hilang karena ia harus membiayai istri, anak, dan juga kedua mantan istrinya. Ia bahkan harus bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan istri serta mantan istrinya yang mencapai Rp569 juta per bulan. Kini Ng Man Tat telah tiada.
2. Fan Bing Bing
Artis cantik yang satu ini dikabarkan jatuh miskin karena terlibat kasus pajak. Saat itu, Fan Bing Bing tak sengaja menunjukkan dua lembar kontrak pembayaran untuk film Cell Phone 2.
Usut punya usut, kedua lembaran tersebut berbeda. Ia pun terpaksa menjual 41 apartemen miliknya untuk melunasi utang pajaknya tersebut.
Baca Juga: Deretan Film Ng Man-tat yang Begitu Ikonik
3. Kate Yeung
Artis Asia kini hidup sulit selanjutnya adalah Kate Yeung.Pandemi Covid-19 membuat kehidupan Kate Yeung berubah drastis.
Bagaimana tidak, ia tak mendapatkan tawaran main sama sekali selama pandemi. Alhasil, ia pun rela bekerja serabutan dan menjadi satpam untuk bertahan hidup.
4. Stephen Chow
Rasanya sulit membayangkan aktor pemeran Kung Fu Hustle ini jatuh miskin. Semua bermula ketika Chow dituntut mantan kekasihnya, Yu Man Fung sebesar US$14 juta atau setara Rp206 miliar. Tuntutan ini berupa komisi penjualan rumah mewah yang ia tinggalkan di Hong Kong.
Ia juga rupanya sempat dikejar penagih utang dan investor selama bertahun-tahun karena meminjam uang sebesar US$230 juta atau setara Rp3,3 triliun. Pada akhirnya, Chow harus rela menggadaikan rumah mewahnya untuk melunasi utang.
Berita Terkait
-
Tak Ada Tawaran Pekerjaan Selama Pandemi Covid-19, Artis Ini Jadi Satpam
-
Tak Dapat Tawaran Akting saat Pandemi, Aktris Ini Banting Setir Jadi Satpam
-
7 Potret Kate Yeung: Artis Hong Kong Hidup Susah Gegara Pandemi, Kini Jadi Satpam
-
Sinopsis From Beijing With Love, Aksi Agen Rahasia Mencari Pencuri Tulang
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
HUT ke-70 Danamon, Nasabah Medan Bisa Nikmati Promo di Nelayan Restaurant hingga Pagi Sore
-
Nasib Ganti Rugi JPO Tendean Belum Jelas, Pemprov DKI Masih Negosiasi dengan Perusahaan Truk
-
4 Penny Loafers Lokal di Bawah Rp500 Ribu, Stylish dan Ramah di Kantong!
-
Kampus Bukan Mesin Cari Cuan, Asosiasi Dosen Minta RUU Sisdiknas Atur Batas Uang Kuliah
-
"Puncak Kemarau Panjang Mengintai, DPRD Jateng Desak Optimalisasi Embung dan Waduk"
-
4 Sepatu Lari Warna Pink Merek Lokal untuk Wanita, Lengkap Review Pembeli
-
DPR Ingatkan Pemerintah, Jangan Jadikan MBG Kambing Hitam Anjloknya Harga Ayam dan Telur
-
Delapan Jam Menyusuri Baduy Mengubah Cara Saya Melihat Sampah
-
Cabai Habanero Terpedas Kini Dikembangkan di Indonesia, Apa Keunggulannya Dibanding Varietas Impor?
-
Toyota Tantang Kemampuan Siswa SMK Lewat Donasi Mesin Mobil Kejar Ketertinggalan Dunia Industri