- Rieke Diah Pitaloka tegas menolak restorative justice dalam kasus kematian Nizam dan meminta proses hukum berjalan sampai tuntas.
- Sikap tegas ini didasari kegagalan jalur damai pada kasus kekerasan tahun 2024 yang justru berujung pada hilangnya nyawa korban.
- Ia menilai penyiksaan ekstrem hingga kematian bukan merupakan kasus yang bisa diselesaikan secara kekeluargaan atau lewat kata maaf.
Suara.com - Kasus kematian tragis bocah bernama Nizam Syafei kini ditangani pihak Polres Sukabumi. Penyidik telah menetapkan ibu tiri korban, TR, sebagai tersangka.
Artis sekaligus anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, ikut mengawal kasus ini. Ia mau agar masalah tersebut selesai dengan seadil-adilnya bagi korban.
Karena itu, Rieke Diah Pitaloka dengan tegas menolak adanya upaya restorative justice atau jalur damai antara keluarga dengan pelaku.
"Kami semua saya kira sepakat, tidak ada Restorative Justice dalam kasus ini," tegas Rieke Diah Pitaloka ditemui di Kantor LPSK, Ciracas, Jakarta Timur pada Jumat, 27 Februari 2026.
Rieke merasa kapok dengan proses damai yang pernah dilakukan di 2024.
Sebab beberapa tahun lalu, TR pernah dilaporkan karena melakukan kekerasan kepada Nizam Syafei. Namun masalah tersebut selesai karena perdamaian diantara keluarga.
"2024 dilakukan perdamaian, inilah akibatnya," tutur Rieke dengan nada bicara yang penuh rasa prihatin.
Rieke juga meminta pihak kepolisian agar tidak lagi mengarahkan kasus kekerasan ekstrem ini ke meja perdamaian.
Baginya, nyawa yang hilang tidak bisa diganti dengan kata maaf di atas kertas.
Baca Juga: 2 Kejanggalan Sikap Ayah Bocah di Sukabumi yang Meninggal Disiksa Ibu Tiri, Apa Itu?
"Mohon tidak diarahkan perdamaian lagi, sudah tidak bisa," ucapnya menyambung penjelasan.
Rieke berpendapat bahwa penyiksaan hingga hilangnya nyawa seseorang merupakan kategori pelanggaran kemanusiaan yang sangat berat.
Hal tersebut tentu tidak bisa diselesaikan hanya dengan cara kekeluargaan saja.
"Restorative Justice tidak untuk kasus-kasus pelanggaran kemanusiaan ekstrem, jangankan sampai mati, penyiksaan saja itu tidak boleh sebetulnya," imbuhnya secara lugas.
Berita Terkait
-
Rieke Kritik Kasasi 'Paket Kilat' Nikita Mirzani, Kejagung Malah Puji: Bagus, Ada Kepastian Hukum
-
Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA
-
Belatung di Kepala, Oneng Murka Wanita di Bandung Disekap 3 Tahun: Jangan Beri Ampun!
-
Pigai Minta Tambahan Rp492,9 Miliar untuk Kementerian HAM, DPR Hanya Setujui Rp224,9 Miliar
-
Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Film Filosofi Teras Siap Mengajarkan Stoikisme Melalui Drama Keluarga yang Menguras Air Mata
-
Note of Mothership: Pesan Kemanusiaan Karya Anyar Legenda Musik Jepang Haruomi Hosono
-
Terlalu Berat! Para Pemain Film Sofia sampai Minta Terapis usai Baca Naskah
-
Bukan Akting! Ananta Rispo Akui Ditampar Sungguhan oleh Dodit Mulyanto demi Film Ketok Mejik
-
Berapa Harta Kekayaan Gus Miftah? Ini 6 Sumber Kekayaannya
-
Gandeng Musisi Lintas Negara, Bella Fawzi Rilis Lagu 'Our Power' demi Palestina
-
Nadine Kei Inara Buktikan Logika Data Science dan Jiwa Seni Bisa Berjalan Beriringan
-
Soundrenaline Sana Sini 2026 Siap Guncang Blok M, Ada Last Dinosaurs hingga Sal Priadi
-
Di Balik Tawa Temon Templar: Sosok Ayah Bertanggung Jawab dan Jenius Lulusan UI
-
Bukan Sekadar Akting, Titi Kamal Ternyata Punya Hobi Berburu Hantu di Lokasi Angker