Suara.com - Ashanty bersama Anang Hermansyah melalui Hermansyah Foundation melakukan bedah rumah milik Pak Buadi karena kondisi rumah yang sudah tidak layak huni, Ashanty rupanya menggandeng PT. Rangka Raya untuk mensukseskan pembangunan rumah milik Pak Buadi ini yang berada di Desa Watesnegoro, Ngoro, Mojokerto. Berikut potret rumah warga Mojokerto yang dibedah Ashanty, yuk kita simak.
Siapa sangka dalam pembangunan rumah milik Pak Buadi ini selesai dalam waktu 7 hari saja. Rupanya sebelumnya rumah milik Pak buah di ini tidak memiliki akses MCK alias mandi, cuci dan kakus yang memadai bahkan untuk listrik Pak Buadi masih menyalur dari tetangga.
Seperti apa kondisinya, berikut potret rumah warga Mojokerto yang dibedah Ashanty.
1. Sebelumnya berdinding bambu
Rupanya kondisi rumah Pak Buadi sebelumnya hanya menggunakan dinding dari dari bambu dan dinding bagian depan hanya menggunakan tripleks. Akhirnya Ashanty melakukan bedah rumah melalui Hermansyah Foundation dan menggandeng PT. Rangka Raya untuk menyukseskan pembangunan ya kali ini.
2. Keluarga Pak Buadi tidur di rumah saudara 7 hari
Akhirnya pembangunan rumah milik Pak Buadi ini diselesaikan dalam waktu 7 hari, ketika masa pembangunan dilakukan rupanya keluarga kecil bapak Buadi ini tidur di rumah saudara untuk sementara.
3. Pemotongan pita
Akhirnya Ashanty dan Anang Hermansyah memboyong keluarga Pak Buadi ini menggunakan mobilnya, lalu melakukan pemotongan pita untuk launching rumah barunya.
4. Desain minimalis
Pembangunan rumah Pak Buadi ini mengusung desain minimalis dan didominasi dengan warna krem.
5. Menggunakan material baja ringan
Rupanya untuk jenis materialnya hampir 90% menggunakan baja ringan.
6. Fasilitas memadai
Dibanding sebelumnya rumah baru milik Pak Buadi ini, kini rumah baru ini telah diberi fasilitas yang cukup memadai oleh Hermansyah Foundation.