Suara.com - Model Sinta Rani mantap meninggalkan dunia model dan beralih menjadi pengusaha kue. Ada cerita dengan almarhumah nenek di balik keputusan besarnya itu.
Karier Sinta Rani di dunia model tak perlu dipertanyakan lagi. 10 tahun menjadi seorang model, Sinta mengukir banyak prestasi membanggakan.
Karya dari sejumlah desainer ternama pernah ia bawakan seperti Ivan Gunawan, almarhum Barli Asmara, Anna Avantie, hingga Oscar Lawalata.
Sementara panggung-panggung catwalk dari yang di Indonesia sampai internasinal, bukan sekali dua kali ditaklukkan Sinta Rani. Perhelatan fahsion show seperti Indonesia Fashion Week, Jakarta Fashion week, Jakarta Food & Fashion Festival (JFFF) Sinta menjadi langganan tampil.
Di ajang internasional, Sinta Rani sempat mewakili Indonesia di ajang Miss Bikini International 2011. Di ajang ini, perempuan berdarah India ini berhasil menempatkan dirinya posisi 12 besar untuk Indonesia dan empat Besar untuk Miss Popularity di ajang tersebut.
Tapi rupanya, memiliki nama besar dan karier cemerlang tidak lantas membuat Sinta Rani nyaman. Sejak dua tahun lalu, Sinta memutuskan untuk berhenti berlenggak lenggok di atas panggung.
Sinta mengakui, pandemi Covid-19 berpengaruh atas keputusannya tersebut. Apalagi selama pandemi perhelatan fashion show yang mengandalkan model sama sekali tak berjalan.
Tapi Covid-19 bukan alasan Sinta Rani mundur sebagai model. Kehilangan sang nenek menjadi penyebab. Maklum, model dengan kulit eksotis ini sangat dekat dengan sang nenek.
"Baking itu membuat saya lebih dekat dengan nenek. Waktu kecil saya sering banget bikin kue ini itu sama nenek. Ketika beliau sudah enggak ada, itu kayak ada yang hilang dalam diri saya dan kayak enggak terima begitu aja," ujar Sinta dengan mata berkaca-kaca.
Baca Juga: Coba Tantangan Baru, Ruben Onsu Jualan Kue
"Dan momennya tuh pas banget beberapa bulan sebelum Covid. Jadi orang mikirnya pasti karena sudah jobless di model. Tapi kan enggak ada yang tahu alasan terdalamnya apa dan enggak penting juga saya harus menjelaskan satu persatu ke mereka," kata Sinta melanjutkan.
Kangen dengan mendiang nenek, Sinta Rani pun membuat kue dan hal itu lumayan membantunya melupakan kesedihan. Di luar itu, rupanya banyak yang memuji kue yang dibuat Sinta enak.
Sinta akhirnya memutuskan untuk serius menjalani bisnis kue kering (cookies) berbasis online sejak akhir 2020. Sinta memberi nama untuk produknya, RALOVINI.
"Tidak semudah yang saya bayangkan. Kalau di dunia model saya bisa dikenal orang karena unik dengan warna kulit saya kan. Kalau di dunia cookies kan bukan soal penampilan aja, tapi rasa. Mau bentuknya cakep juga kalau rasanya enggak enak ya enggak akan dibeli orang lagi dan lagi kan. Karena ini kan bukan cuma sesuatu yang dipandang tapi dimakan juga," imbuh Sinta Rani.
Meski produk yang ditawarkan memiliki banyak pesain, Sinta Rani optimis. Apalagi ia melakukan sejumlah inovasi untuk kue yang dijuallnya.
"Jadi kita ada cara uniknya. Belum pernah kan makan cookies pake toping-topingan? Nah di kita tuh ada toping salt creamy cheese gitu yang di guyur ke cookies. Jadi ada manisnya cookies dan gurihnya krim keju," tutur Sinta Rani.
Dalam waktu dekat, Sinta Rani pun akan mengikuti RALOVINI di sejumlah event bazar di Jakarta. PIK Avenue Mall pada 6-12 Desember 2021, Gandaria City Mall pada 13-26 Desember 2021 dan Lippo Mall Puri pada 20 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.
Berita Terkait
-
Roasting Ayah Sendiri, Nicholas Sean Anak Ahok Viral Jualan 'Broken Home Cookies'
-
Bukan Sekadar Cake, Clairmont Kini Jual Cookies Lembut hingga Jamu di Showroom Terbaru Bintaro
-
Resep Cookies Wafer Keju, Camilan Lezat dengan Sensasi Unik
-
Dari Nastar hingga Red Velvet, Ini Resep Kue Kering Lebaran Kekinian yang Enak dan Renyah
-
Hangout Asyik Sambil Seruput Kopi dan Kue Lumer di Jakarta Pusat, Ini Tempatnya!
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Rayakan Long Weekend Imlek 2026: Ini Daftar Film Terbaru di Bioskop yang Wajib Ditonton
-
Film Baru Charlies Angels Siap Diproduksi, Kembalinya Tiga Sosok Ikonik ke Layar Lebar
-
Umumkan Sekuel, Ini Sinopsis Pelangi di Mars Film Sci-Fi Indonesia Pertama dengan Teknologi XR
-
Jadi Juri, Ardhito Pramono Ungkap Kriteria Icon Sejati di Audisi The Icon Indonesia
-
Review The Art of Sarah: Akting Shin Hye Sun Brilian, Tapi Plotnya Banyak Celah
-
Dianggap Pilih Kasih, Geni Faruk Tanggapi Panggilan Cucu Kesayangan untuk Anak Thariq Halilintar
-
Nonton Hemat di CGV Pakai ShopeePay, Diskon Rp20 Ribu Sampai Akhir Bulan
-
Menembus Batas Thriller, Film Lift Sajikan Aksi Silat Lidah hingga Ambisi Penguasa
-
Bibit Unggul! Pesona Baby Kaia Anak Steffi Zamora, Mata Cantiknya Curi Perhatian
-
Lagi-Lagi Petinju, Jule Diduga Pacaran dengan Mantan Jennifer Coppen dan Dinda Kirana