Suara.com - Is Pusakata mengaku butuh waktu empat tahun untuk menyelesaikan lagu "Akad". Berbeda dengan lagu lainnya, yang hanya butuh beberapa jam untuk menyelesaikannya.
Bahkan lelaki bernama lengkap Mohammad Istiqamah Djamad itu mengaku, saat diluncurkan di tahun 2017 bersama Payung Teduh, lagu "Akad" ia anggap belum terlalu sempurna.
"Iya lagu ini saya tulis 2013, rilis 2017. Di payung teduh pun dulu sangat tidak siap dengan lagu ini. Saya bilang ini lagu akan menjadi sesuatu, karena saya pikir satu-satunya lagu yang saya bikin empat tahun, biasanya yang lain satu dua jam," kata Is Pusakata, saat dijumpai di kawasan MH Thamrin, Jakarta Selatan, Jumat (3/12/2021).
Menurut musisi 37 tahun ini, lagu "Akad" banyak menggunakan instrumen. Mulai dari terompet hingga drum komplet. "Dari yang pakai drum komplet, modern, vintage, dan terompet," ujar Is Pusakata.
Untuk memilih pemain terompet, Is Pusakata mengaku mendapat kesulitan. Bahkan ayah empat anak ini beberapa kali menganti pemain.
"Pemain trompet berubah-rubah, saya cari orang yang pas, karena melodi trompet saya bikin pakai melodi mulut ya," imbuh pelantun "Untuk Perempuan yang Sedang dalam Pelukan" ini.
Is Pusakata juga sampai meminjam alat musik bass. Bahkan di tengah perjalanan yang awalnya menggunakan drum lengkap, diubah hanya menggunakan tiga microphone.
"Untuk bisa dapatin bunyi itu, akhirnya drumnya pun pakai drum lama lah dengan teknologi miking cuma tiga biji," imbuh Is Pusakata.
Terakhir lelaki suami Agnes Purwanti itu mencoba banyak berekplorasi sehingga menemukan suara musik yang diinginkan.
Baca Juga: Is Pusakata Kecewa Lagu Akad Di-Cover dan Diubah Syairnya
"Saya bereksplorasi di lagu ini, saya pengin bikin lagu yang memaksimalkan apa yang saya punya," tutur Is Pusakata.
Berita Terkait
-
Kritik Pedas Is Pusakata Soal Survei Wapres Gibran: Candaan Sony Wakwaw Lebih Menghibur
-
Dompet Dhuafa & Is Pusakata Hidupkan Gerakan Sisir Kota Pesisir di Bandarkopi Jakarta
-
Apes! Ketahuan Jadi Fans Arsenal, Is Eks Vokalis Payung Teduh Diusir dari Stadion PSG
-
Sejam Ditegur dengan Surat Terbuka, Penghina Is Pusakata Gercep Bikin Video Minta Maaf
-
Namanya Diubah Netizen Jadi Begini, Is Pusakata Mencak-Mencak: Mau Cari Ribut?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
Siapa Saja Mantan Ayu Ting Ting? Ini Daftarnya dan Pekerjaan Mentereng Mereka