Suara.com - Berakting di film Yuni, Arawinda Kirana mendapat tantangan beradegan panas dengan lawan mainnya, Kevin Ardilova. Arawinda tak keberatan, tapi ia perlu perizinan dari orangtua melakoni adegan tersebut.
"Saya casting 17 tahun, syuting pas 18 tahun, jadi itu sudah legal. Pertimbangannya ke manajemen dan orangtua aja sih," kata Arawinda Kirana ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (6/12/2021).
Arawinda Kirana mengatakan, pertimbangan adanya adegan tersebut apakah mengandung makna atau hanya sebatas bumbu pelengkap.
"Adegan itu merupakan suara penting dari film ini dan punya makna. Kalau enggak, saya pun enggak akan memilihnya," ujar peraih Piala Citra untuk Pemeran Utama Perempuan Terbaik di film Yuni ini.
Karena ada yang ingin disampaikan, maka saat melakoni adegan ini pun Arawinda Kirana tak merasa canggung. Sebab Kevin Ardilova adalah teman lamanya.
"Kami kenal sejak 2017, dia juga tahu aku baru berumur 18, dan kasih tahu cara nyamannya," kata Arawinda Kirana.
Lagipula menurut Arawinda Kirana, adegan dewasa itu bukan bermaksud mengumbar seksualitas.
"Adegan itu bukan yang 'mengundang', tapi itu sebuah adegan di mana karakter saya melakukan pelepasan," jelas artis yang akrab disapa Ana ini.
"Ini pembebasan dari tuntutan pernikahan paksa, konotasi seksual mesum itu nggak ada. Karena bermakna," kata Arawinda Kirana.
Baca Juga: Calon Nominasi Oscar, Film Yuni Terinspirasi dari Kisah ART
Yuni (Arawinda Kirana) mengisahkan gadis SMA yang tinggal di Serang, Banten. Ia dihadapkan pada sejumlah lamaran, padahal usianya masih belia.
Saat hendak menolak, ia bertabrakan dengan mitos. Jika menolak lamaran akan jauh dari jodoh.
Dalam masa pencarian jati diri, Yuni mencoba sejumlah hal. Termasuk melakoni adegan panas dengan lawan mainnya Yoga (Kevin Ardilova)
Rencananya film Yuni siap tayang di bioskop mulai 9 Desember 2021.
Berita Terkait
-
32 Ibu Hamil Lolos Skrining Latsarmil, Komnas Perempuan Bongkar Bobroknya Seleksi SPPI!
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Yuni Shara Rayakan 35 Tahun Berkarya Lewat Konser Megah 3553 Concert di Surabaya
-
Reaksi Yuni Shara Akunnya Ditandai Maia Estianty Terkait Gosip dengan Irwan Mussry
-
Yuni Shara Terseret Gosip dengan Irwan Mussry, Begini Respons Maia Estianty
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih