Suara.com - Nama Ghozali Everyday mendadak viral karena berhasil menjual foto-foto selfie miliknya dengan format NFT bernilai miliaran rupiah. Orang-orang pun mulai penasaran seperti apa sih sosok pemuda asal Indonesia ini.
Foto-foto Ghozali dijual di OpenSea, platform marketplace yang biasa digunakan penjual, pembeli, dan kreator aset digital untuk bertransaksi dengan mata uang kripto ethereum (ETH).
Selfie Ghozali awalnya hanya dibanderol dengan harga 0,001 ETH atau sekitar Rp45 ribu. Namun harga penjualan tertinggi dari salah satu fotonya kini mencapai 11 ETH atau sekitar Rp47 miliar.
Hal ini tentu saja membuat Ghozali kaya mendadak dan menjadi pusat perhatian, khususnya di dunia bisnis NFT. Lantas siapa sih sosok Ghozali ini? Berikut profil Ghozali Everyday dirangkum dari berbagai sumber.
Profil Ghozali Everyday
Nama asli Ghozali Everyday adalah Sultan Gustaf Al Ghozali. Saat ini ia masih berstatus sebagai mahasiswa tingkat akhir di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang.
Ghozali Everyday diketahui mengambil jurusan animasi di kuliahnya. Sebelumnya ia merupakan siswa di SMK Negeri 5 Semarang. Ghozali adalah seorang gamer Valorant yang juga hobi main game AOV (Arena of Valor).
Mahasiswa Berprestasi
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Ghozali Everyday adalah seorang mahasiswa program studi animasi di Fakultas Ilmu Komputer di Udinus. Ia biasa membagikan karya-karya animasi dan 3D buatannya di Instagram dengan akun @ghozali_3d.
Baca Juga: Ingin Ciptakan Ghozali Everyday Yang Lain, Khofifah Indar Parawansa Minta Warga Manfaatkan NFT
Pemuda asal Semarang ini juga disebut sebagai mahasiswa berprestasi di kampus. Ia menjadi salah satu mahasiswa yang mendapat beasiswa sejak semester tiga, lho. Tak hanya itu, Ghozali juga pernah memenangkan sejumlah kompetisi bertaraf internasional.
Awal Kepikiran Jual Selfie
Ghozali Everyday awalnya mengenal NFT dari kampus dan dari internet. Saat itu ia hanya berpikir bahwa NFT hanya memuat karya 2D dan 3D saja. Namun Ghozali berpikir akan unik jika gambar wajahnya sendiri dijual dalam format NFT di marketplace.
Ghozali sengaja memasang harga tinggi agar tidak ada yang membeli foto selfienya. Ia pun tidak menyangka fotonya yang pertama kali dimasukkan ke OpenSea pada 10 Januari 2022 dipromosikan di komunitas NFT, hingga viral seperti sekarang.
NFT adalah singkatan dari Non-Fungible Token yang berarti aset digital yang hanya dimiliki oleh satu orang. Ada banyak barang yang bisa dijual dalam bentuk NFT, mulai dari aset game, foto, video, musik dan lain-lainya.
Tajir Karena Jual Selfie
Berita Terkait
-
Nasib Miris NFT Ghozali Everyday Sekarang, Harga Anjlok Parah Hingga Hampir 100 Persen!
-
Juragan NFT Ghozali Kembali Muncul! Serok Duit Rp28,4 Miliar Sekali Beraksi
-
OpenSea Platform NFT Tempat Jualan Foto Selfie Ghozali Everyday PHK 50% Pekerjanya
-
Ingat Ghozali Everyday? Dulu Raup Cuan Rp 1 Miliar, Potret Terbarunya Manglingi: BB Gak 37 Kg Lagi
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123