Suara.com - Penyanyi Tika Ramlan saat ini memiliki jabatan sebagai Wakil Ketua Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs). Dengan jabatan ini, Tika memiliki visi mendorong dan membuka jalan lebih lebar untuk pelaku ekonomi kreatif.
Menurut Tika Ramlan, pelaku ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor ekonomi yang paling banyak banyak menyumbang devisa negara. Mantan personel T2 ini pun berharap para pelaku ekonomi kreatif lebih dihargai.
"Ekonomi kreatif itu salah satu bidang yang banyak menyumbang devisa negara. Jadi kita visinya pengin banyak kegiatan yang bisa menunjang para pelaku ekonomi kreatif," ujar Tika Ramlan dalam acara HUT ke-3 Gekrafs di Jakarta, baru-baru ini.
Selama ini, subsektor industri kreatif selama ini yang dikenal oleh masyarakat adalah fashion, kuliner, dan kriya. Padahal subsektor lainnya seperti musik, film, pertunjukan kesenian juga tak kalah penting. Tika Ramlan ingin semua sektor berjalan dan mendapat perhatian yang sama dari pemerintah.
"Di masa pandemi tugas pelaku ekonomi kreatif juga lebih berinovatif. Misalnya untuk musik kita bikin konser online. Mungkin ada yang sudah bikin konser offline tapi nonton di dalam mobil, itu salah satu inovasi yang kreatif juga. Fashion juga sudah banyak yang menggelar virtual fashion show. Ya bagi kami yang penting para pelaku ekonomi berjalan," tutur Tika Ramlan.
Sementara bagi Sonya Laoh Mendes selaku Kabid Media Relation Gekrafs dan juga CEO SRN Entertainment, di 2022 ini banyak menargetkan menggelar konser musik, baik online maupun offline. Tidak saja di Jakarta, tapi juga hampir di seluruh daerah.
"Harapannya bisa kerja sama memajukan ekonomi kreatif di daerah. Mungkin contohnya kita akan buat off air, mengajak pelaku ekonomi kreatif di sSetiap kota untuk edukasi tentang ekonomi kreatif dan mengelar konser yang akan digelar di setiap kota nanti," tutur Sonya Laoh Mendes.
Berita Terkait
-
Menteri Ekonomi Kreatif: FHI 2026 Ajang Akselererasi Ekspor Jenama Lokal
-
Kementerian Ekonomi Kreatif Susun Rindekraf Perkuat Talenta dan Daya Saing
-
Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Jakarta, OJK Perkuat Akses Pembiayaan
-
Kementerian Ekraf Perluas Pasar Produk Kreatif ke Kanada
-
Menekraf Teuku Riefky Harsya Dukung Jatim Media Summit 2026: Bangun Ekosistem Bersama
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove
-
MAKI Desak Kejagung Segera Geledah Rumah Pribadi Febrie Adriansyah di Kebayoran, Ada Apa?
-
BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat
-
70 Rumah Adat Ludes Dilalap Api, 420 Warga Cipta Mulya Sukabumi Mengungsi
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal
-
Tangsel Darurat Kekerasan Anak: 118 Kasus Terdata, 34 Pencabulan Menyasar Siswa Laki-laki
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Libatkan Kelompok Tani Lokal untuk Pulihkan Ekosistem Pesisir