Suara.com - Laporan polisi Sandy Tumiwa selaku humas Organisasi Masyarakat bernama Setya Kita Pancasila (SKP) terhadap Ustaz Khalid di Barskrim Polri tidak ada kejelasan. Hingga berita ini diunggah, tak diketahui apakah laporannya sudah terdaftar atau belum.
Padahal sejak Rabu (16/2/2022) pagi, manajer Sandy Tumiwa, Fahmy mengabarkan kalau mantan suami Tessa Kaunang akan melaporkan Ustaz Khalid Basalamah ke Mabes Polri sekitar pukul 17.00 WIB. Namun ditunggu hingga pukul 20.37 WIB, lelaki 40 tahun itu tak juga menampakkan batang hidungnya.
Saat dikonfirmasi awak media perihal kehadirannya, Sandy Tumiwa tidak merespons. Sementara manajernya, Fahmy menyebut sang artis sedang nemiliki kepentingan mendesak lainnya.
"Mohon maaf ya, Sandy ada agenda lain jadi tidak bisa menemui rekan-rekan media," kata Fahmy saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Rabu (16/2/2022).
Fahmy mengatakan, Sandy Tumiwa telah melengkapi bukti-bukti yang kurang dalam laporannya. Namun ia tak menjelaskan apakah suami Henny Mona itu sudah resmi memasukkan laporannya ke Bareskrim Polri.
"Prihal penyerahan kelengkapan bukti-bukti tambahan sudah di serahkan ke team kuasa hukum Elsa Syarief dan Partner," ujar Fahmy.
Sementara itu Suara.com telah mencoba mengkonfirmasi pada Sandy Tumiwa namun tak direspon.
Sebelummya, laporan Sandy Tumiwa terhadap Ustaz Khalid pada 15 Februari 2022 ditolak Bareskrim Polri.
"Ada hal yang harus kami lengkapi lagi, bukti-bukti autentik, tapi bukti otentik sudah banyak mungkin kita akan sedikit melengkapi bukti legalitas, legal standing," kata Sandy Tumiwa selaku Ketua Humas DPP Setya Kita Pancasila Sandy Tumiwa di lokasi, Selasa (15/2/2022).
Baca Juga: Dorce Gamalama Meninggal, Novi Amelia Tewas Lompat dari Lantai 8 Apartemen Kalibata City
Ustaz Khalid Basalamah baru-baru ini menjadi perbincangan publik karena ucapannya yang dianggap mengharamkan wayang. Ucapan sang ustaz ini berawal saat dia menjawab pertanyaan dari seorang jemaah soal hukum dalang dan wayang.
Berita Terkait
-
Ustaz Khalid dan PIHK Lain di Tengah Kisruh Pembagian Kuota Haji
-
Ustaz Khalid Basalamah Ngaku Sudah Kembalikan Rp8,4 M ke KPK, Klaim Jadi Korban Kasus Haji
-
Dikaitkan dengan Kasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Tegaskan Tak Pernah Interaksi dengan Gus Yaqut
-
Khalid Basalamah Ngaku Kenal Bos Maktour Fuad Hasan, Tapi Tak Pernah Bahas Kuota Haji
-
Ustaz Khalid Basalamah Kembalikan Uang Rp8,4 Miliar ke KPK: Kami Tidak Tahu Itu Uang Apa
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Sinopsis House of Secrets: The Burari Deaths, Kisah Nyata 11 Anggota Keluarga India Tewas Misterius
-
Sunan Kalijaga Mundur sebagai Kuasa Hukum Erin Taulany
-
Sinopsis High and Low The Movie, Aksi Brutal Lima Geng Legendaris S.W.O.R.D Melawan Musuh Besar
-
Aurora Ribero Bicara Soal Arti Support System di Film Nobody Loves Kay
-
Sinopsis Suka Duka Tawa: Menertawakan Luka Lewat Stand Up Comedy, Lagi Puncaki Netflix
-
Criminal: Ketika Ingatan Agen CIA Masuk ke Otak Narapidana Sosiopat, Malam Ini di Trans TV
-
Rampage: Aksi Dwayne Johnson Selamatkan Kota dari Hewan Buas, Malam Ini di Trans TV
-
Menjelang Magrib 2: Kala Medis Berhadapan dengan Ritual Keji di Desa Terpencil, Malam Ini di ANTV
-
Produktif di 2026, Etenia Croft Kembali Hadirkan Lagu Kau Selalu Ada
-
Vokalis Legenda Hardcore Punk Ngomel ke Penonton Pendukung Trump: Lo Ngerti Lirik Kami Gak?