Suara.com - Pak Ogah, sosok legendaris pengisi suara karakter di Unyil menderita penyumbatan di otak. Sayang, dubber berusia 73 tahun ini tak memiliki uang untuk pengobatan.
Pak Ogah, sebenarnya bisa memanfaatkan BPJS Kesehatan. Namun karena pria bernama lengkap Abdul Hamid ini menunggak lima tahun, ia tak bisa memanfaatkan fasilitas negara tersebut.
Inilah yang membuat Deddy Corbuzier merasa ironi. BPJS yang seharusnya bisa membantu rakyat tak mampu, justru tak berlaku untuk Pak Ogah.
"BPJS itu kan tujuannya menolong rakyat, tapi ada yang tidak punya uang untuk bayar BPJS. Lalu kalau begini siapa yang tanggung jawab?" kata Deddy Corbuzier di kanal YouTubenya, Kamis (24/2/2022).
Untuk itu Deddy Corbuzier menghadirkan Profesor Ali Ghufron Mukti, Direktur Utama BPJS guna memberikan penjelasan.
Ada kemungkinan Pak Ogah tidak termasuk dalam data penerima bantuan. Sebab Ghufron mengatakan, pemerintah mengucurkan anggaran kepada 96,8 juta orang untuk menerima bantuan BPJS Kesehatan.
"Anggarannya dari Kementerian Kesehatan, yang menentukan siapa yang masuk ke data (dibayarin pemerintah) adalah kementerian sosial," kata Ghufron menjelaskan.
"Kementerian sosial ini menentukan, apakah Pak Ogah atau bapak ibu yang lain masuk untuk dibayarin pemerintah," imbuhnya.
Deddy Corbuzier yang mendengar penjelasan tersebut, lantas bertanya, "Jadi ini salahnya Kementerian Sosial?"
Baca Juga: Deddy Corbuzier Bantu Pak Ogah, Kirim Tim buat Kasih Segepok Duit
"Nggak begitu juga, karena ada mekanismenya," jawab Ghufron.
Mekanismenya dimulai dari pendaftaran ke Dinas Sosial. Nantinya, dinas itu akan melaporkan ke Kementerian Sosial, apakah pak Ogah berhak menerima bantuan.
Setelah itu, proses berlanjut ke Kementerian Kesehatan yang membuat anggaran. Nantinya, anggaran ini disampaikan kepada BPJS untuk menyalurkan bantuan.
Berita Terkait
-
Pasien JKN Rasakan Manfaat Radioterapi Canggih, Pelayanan Cepat dan Akses Semakin Mudah
-
Penderita Fatty Liver Rasakan Manfaat Antrean Online Mobile JKN Saat Berobat
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
Iuran BPJS Gak Jadi Naik, Pemerintah Guyur Rp20 Triliun Demi Tambal Defisit
-
BPJS Kesehatan Defisit Rp2 Triliun Per Bulan, Terancam Gagal Bayar
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
Siapa Saja Mantan Ayu Ting Ting? Ini Daftarnya dan Pekerjaan Mentereng Mereka
-
Bukan Sekadar Duta, Alasan FFI Pilih Morgan Oey Ternyata Berkaitan dengan Misi Besar Ini
-
Rizky Billar Hasut Publik Report Akun Facebook Matamata.com Karena Dinilai Sebarkan HOAX
-
Pesta Timuran Jaksel Siap Digelar di CIBIS Park, Hadirkan 20 Musisi dan Ragam Kultur Indonesia Timur
-
Ruben Onsu dan Ivan Gunawan Pilih Tak Sekamar saat Umrah, Ini Alasannya
-
Tiketnya Hampir Ludes, Intip Prediksi Setlist Konser My Chemical Romance di Jakarta