Suara.com - Adam Deni saat ini menjadi terdakwa kasus ilegal akses atas laporan Ahmad Saroni. Berencana melakukan serangan balik, lelaki 26 tahun itu melalui kuasa hukumnya bakal melaporkan dugaan korupsi yang menyeret anggota DPR itu ke KPK.
Hal itu diungkap kuasa hukum Adam Deni, Herwanto. Menurutnya, hal itu menjadi satu-satunya cara untuk membuktikan Adam Deni bukan seorang pemeras.
"Sekarang Adam Deni sudah siap bongkar, 'berapapun hukuman ke saya, saya siap'," kata Herwanto menirukan Adam Deni, ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (29/3/2022).
"Satu-satunya jalan membuktikan Adam Deni bukan pemeras, dia harus laporkan perkara ini ke KPK," kata Herwanto melanjutkan.
Adam Deni semula sempat ragu jika hal itu benar. Namun, Herwanto menjelaskan, jika dugaan tersebut benar, seharusnya hal itu menguntungkan Adam Deni.
"Tidak peduli kerugian negara berapa banyak, kerugian negara sedikitpun artinya tindakan (korupsi) itu ada. Harusnya dibebaskan Adam Deni. Kenapa? Dengan itikad baik dia menyampaikan informasi itu, tindak pidana korupsi," ujar Herwanto.
Disinggung soal kuasa Ahmad Sahroni, pihaknya mengaku tidak takut. Sebab, ia yakin lembaga hukum jauh dari tekanan golongan tertentu.
"Saya yakin kalau enggak ada pengaruh ya, tapi saya percaya pengadilan ini jauh dari pengaruh tekanan dan sebagainya. Saya yakin Adam Deni ini bisa bebas," ucap Herwanto.
Sebelumnya, Adam Deni melalui kuasa hukumnya mengungkap rencana bakal melaporkan Ahmad Sahroni ke KPK. Meski tak menjelaskan detail pelaporan dan buktinya, pihaknya berencana melaporkan anggota DPR itu pekan depan.
Baca Juga: Adam Deni Teriak Sebelum Sidang Kasus Unggah Dokumen Pembelian Sepeda Ahmad Sahroni: Lawan Koruptor!
Berita Terkait
-
Kata Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak, Hotman Paris: Pikir Lagi, Apa Anda Cocok Jadi Menteri?
-
Sahroni Usul Polisi Tembak Begal di Tempat: Ini Baik Sekali, Untuk Beri Rasa Aman!
-
Marak Aksi Begal, Sahroni Minta Semua Polda Harus Tindak Tegas: Tembak di Tempat!
-
Jejak Alumni Kamboja di Hayam Wuruk: Mengapa Jakarta Dipilih Jadi Basis Judol?
-
Minta Polri-PPATK Bongkar Sosok Pemodal Judol di Jakbar, Sahroni: Tak Mungkin 321 WNA Gerak Sendiri!
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Sinopsis House of Secrets: The Burari Deaths, Kisah Nyata 11 Anggota Keluarga India Tewas Misterius
-
Sunan Kalijaga Mundur sebagai Kuasa Hukum Erin Taulany
-
Sinopsis High and Low The Movie, Aksi Brutal Lima Geng Legendaris S.W.O.R.D Melawan Musuh Besar
-
Aurora Ribero Bicara Soal Arti Support System di Film Nobody Loves Kay
-
Sinopsis Suka Duka Tawa: Menertawakan Luka Lewat Stand Up Comedy, Lagi Puncaki Netflix
-
Criminal: Ketika Ingatan Agen CIA Masuk ke Otak Narapidana Sosiopat, Malam Ini di Trans TV
-
Rampage: Aksi Dwayne Johnson Selamatkan Kota dari Hewan Buas, Malam Ini di Trans TV
-
Menjelang Magrib 2: Kala Medis Berhadapan dengan Ritual Keji di Desa Terpencil, Malam Ini di ANTV
-
Produktif di 2026, Etenia Croft Kembali Hadirkan Lagu Kau Selalu Ada
-
Vokalis Legenda Hardcore Punk Ngomel ke Penonton Pendukung Trump: Lo Ngerti Lirik Kami Gak?