Suara.com - Dalam rangka memeriahkan Hari Raya Idul Fitri 1443 H sekaligus menjadi momen dibolehkannya kembali masyarakat untuk pergi mudik setelah tertunda akibat Pandemi Covid-19, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga mengajak masyarakat untuk mudik dengan sehat, selamat dan ceria dengan merilis lagu Ayo Mudik.
Lagu ini merupakan remake dari judul lagu Ayo Mudik yang pernah diluncurkan oleh Kementerian PU pada tahun 2014 lalu dalam kampanye Pulang Kampung dengan aman dan selamat.
Yang berbeda, di tahun ini, lagu Ayo Mudik tersebut dinyanyikan kembali oleh band Irama Pantai Selatan. Mereka membawakan lagu tersebut dengan versi mereka dengan nuansa musik Reggae.
Lirik dari lagu Ayo Mudik versi terbaru menyerukan ‘Selamat Pulang Kampung, Pulang Kampung Harus Selamat’ yang selaras dengan anjuran pemerintah bahwa pemudik bukan hanya wajib mentaati peraturan berlalu lintas, tapi juga harus menjaga protokol kesehatan.
Lagu tersebut juga mengingatkan agar keluarga yang hendak pergi ke kampung halaman untuk selalu waspada di jalan raya dan mematuhi rambu lalu lintas, mengemudi dengan hati-hati dengan menjauhkan alat komunikasi saat berkendara, cek selalu kondisi kendaraan hingga anjuran membatasi barang bawaan. Hal tersebut ditujukan agar para keluarga selamat di perjalanan sehingga bisa berkumpul dan bersilaturahmi dengan orang-orang tercinta.
Lagu Ayo Mudik sendiri terinspirasi dari ‘Dumbways To Die’, sebuah iklan layanan masyarakat yang dibuat oleh Metro Trains Melbourne di Australia. Animasi videonya pertama kali di upload pada 14 November 2012 dan memiliki 2 versi, yakni Inggris dan Spanish. Terdapat kemiripan antara Ayo Mudik dengan Dumb Ways To Die yakni dari musik dan juga video berbentuk animasi.
Berita Terkait
-
Bebas Macet dan Suasana yang Asri, Jalur Alternatif Singorojo Kendal-Temanggung Jadi Favorit Para Pemudik
-
Pertamina Dukung Mudik Aman Bersama 25 Perusahaan BUMN bagi 1.600 Pemudik
-
Arus Tol Jakarta Cikampek Macet, Petugas Berlakukan Contra Flow Sejak Rabu Pagi
-
Ingin Mudik Menggunakan Sepeda Motor, Simak Wacana Tentang Keseimbangan Tunggangan
-
Antisipasi Kepadatan Arus Mudik, Begini Skema Diterapkan di Tol Sumatera
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara
-
180 Derajat dengan Tasya Farasya, Sikap Tasyi Athasyia Jadi Target 'Halo Kakak Spill Skincare'
-
Vilmei Nangis Akun TikTok 68 Juta Followers Diblokir Permanen, Kerugian Capai Miliaran?
-
Clara Shinta Sindir Tasya Farasya Bongkar Setingan Konten Spill Skincare: Itu Kode Etik
-
Lebih dari Sekadar Isu Lingkungan, Sandy Canester Ajak Pendengar Berefleksi Lewat Single Pohon
-
Viral Guru Muslim Mengajar di Sekolah Katolik, Sikap Siswanya Saat Ramadan Jadi Sorotan
-
Babak Baru Fariz RM Usai Bebas Penjara: Cuma Main Musik, Manajemen Diurus Keluarga
-
Bukan Sekadar Kuliner, RM Padang Payakumbuah Rilis Video Klip Bareng Davina Karamoy dan Laleilmanino
-
Fakta Baru, Raihan dan Mahasiswi UIN Suska yang Dibacok Sebenarnya Pacaran?
-
5 Film dan Series Tayang di Prime Video Maret 2026, Siren's Kiss Sampai Young Sherlock