Suara.com - Sosok kreator konten Youtube Alshad Ahmad kerap menuai kontroversi publik lantaran dirinya memelihara beberapa satwa liar, salah satunya harimau. Youtuber asal Bandung tersebut dinilai oleh beberapa pihak sebagai orang yang tidak memiliki latar belakang maupun kompetensi untuk memelihara binatang-binatang liar tersebut. Sontak, konten-konten yang diproduksi oleh Alshad kerap mendapat kecaman, terutama dari pencinta satwa.
Kini, nama Alshad Ahmad kembali mencuat di media sosial dan menuai kontroversi atas fakta bahwa ia memelihara harimau.
1. Unggahan Instagram story Alshad Ahmad viral
Kontroversi hingga perdebatan mengenai harimau peliharaan Alshad Ahmad kembali mencuat ke permukaan setelah dirinya mengunggah sebuah Instagram story menanggapi berita tewasnya tiga ekor harimau Sumatera.
Dalam unggahan tersebut, Alshad merespon dengan pendapat bahwa hutan yang menjadi habitat asli harimau sedang tidak baik-baik saja. Ia pun menyindir orang-orang yang mendesaknya untuk melepaskan tiga ekor harimau peliharaannya ke alam bebas, yakni Eshan, Jinora, dan Selen.
2. Alshad kembali menuai kecaman
Alshad kembali menuai kecaman setelah unggahannya viral di media sosial. Warganet berbondong-bondong mengkritik Alshad sebagai seorang influencer yang turut membuat kekaguman masyarakat terhadap memelihara harimau tanpa latar belakang maupun kompetensi yang memadai.
Seorang warganet sontak menyindir mereka yang marah ketika mendengar kabar tewasnya tiga harimau Sumatera namun kagum terhadap influencer yang memelihara harimau di rumah. Warganet tersebut menilai pandangan tersebut problematik.
"Anda marah liat harimau mati dijerat tapi muji2 dan kagum ama influencer piara harimau. Ga paham lg gw. Lo itu problematik," cuit seorang pengguna Twitter.
Sontak, linimasa kembali dipenuhi dengan kecaman terhadap Alshad yang memelihara harimau di rumah.
3. Warganet ragukan kompetensi Alshad dalam memelihara harimau
Beberapa pencinta satwa melayangkan kritik terhadap Alshad yang merupakan seorang animal collector, bukan seorang yang memiliki kapabilitas untuk melakukan konservasi satwa. Sehingga, mereka menilai dirinya tidak layak untuk memelihara harimau sendiri.
"Buka mata lu bukaaa buset. Sedetik setelah alshad mutusin buat pelihara harimau lain, yaitu harimau putih, dia bukan lagi lembaga konservasi. Dia animal collector," tulis akun @petrichorec.
"Audience dia gede, dan makin banyak influencer lain bahkan crazy rich yang MAU pelihara karena konten kontennya dia," lanjut akun tersebut mengecam Alshad karena turut membuat influencer lainnya memelihara satwa liar.
4. Warganet nilai konten Alshad tak layak sebagai konten edukasi
Pencinta satwa lainnya juga turut berbondong-bondong melayangkan kritik terhadap konten Alshad yang dilabeli sebagai edukasi. Seorang warganet menyayangkan konten Alshad mendorong orang-orang awam mendebat para ahli konservasi satwa yang turut mengecam tindakan memelihara satwa liar.
"Apa masih pantes disebut edukasi kalo konten2nya justru bikin orang awam ngatain dokter hewan senior yg belasan tahun kerja nolongin satwa liar?," cuit akun @indiratendi.
Ia juga menyarankan bahwa konten edukasi yang baik adalah ketika konten tersebut mendorong orang-orang untuk berdonasi pada pihak konservasi resmi.
"Edukasi tuh kalo outputnya bikin orang2 donasi ke lembaga konservasi orangutan, lembaga restorasi gambut, tim patroli hutan, dll," lanjutnya.
Berita Terkait
-
Unggah Story Instagram Tentang Harimau Sumatera yang Mati Terjerat, Alshad Ahmad Justru Dikecam, Netizen: Buka Mata Lu
-
Romantisnya Sikap Alshad Ahmad yang Mencari Tiara Andini Saat Pembukaan Outlet Ramen Barunya
-
7 Momen Jerome Polin Main ke Rumah Alshad, Kagum dengan Keberadaan Hewan-hewannya
-
Mantu di Keluarga "Sultan" Bandung, Tarra Budiman Bongkar Syaratnya
-
Panggil Buaya pakai Nama Raffi Ahmad, Tiara Andini Tuai Kecaman
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
Tampil Totalitas di Para Perasuk, Maudy Ayunda Tak Gentar Ekspresi Kesurupannya Jadi Meme
-
Fajar Sadboy Dilabrak Vincent Verhaag Gara-Gara Chat 'I Miss You' ke Jessica Iskandar
-
Terpikat Karya Wregas Bhanuteja, Anggun C. Sasmi Akhirnya Debut di Layar Lebar
-
Maia Estianty Ternyata Sudah 16 Tahun Pelihara Anjing, Bagaimana Hukumnya di Islam?
-
Deddy Corbuzier Ancam Peramal yang Bicarakan Kematian Vidi Aldiano: Saya Kejar Sampai Liang Kubur!
-
Uniknya Konsep 'Pesta Kerasukan' di Film Para Perasuk
-
Rekomendasi Drama Korea Bergenre Hukum yang Wajib Ditonton, Terbaru Phantom Lawyer
-
Palestina Merdeka Harus Jadi Jangkar Diplomasi, Maksimalkan Peluang di Board of Peace
-
Sinopsis The Matrix Resurrections, Tayang Dini Hari Nanti Menemani Sahur Anda di Trans TV
-
Pandji Pragiwaksono Rilis Buku Mens Rea April Mendatang, Bedah Data di Balik Materi Komedi