- Hendrik Irawan kembali muncul dalam kegiatan pengumpulan penggerak Program Makan Bergizi Gratis bersama Presiden Prabowo Subianto.
- Kehadiran kembali pengelola dapur SPPG tersebut memicu perdebatan publik karena sebelumnya ia sempat tersandung kontroversi viral.
- Masyarakat mempertanyakan status keterlibatan Hendrik serta efektivitas evaluasi yang pernah dilakukan oleh Badan Gizi Nasional sebelumnya.
Suara.com - Nama Hendrik Irawan kembali menjadi perbincangan di media sosial, setelah kemunculannya dalam kegiatan pengumpulan 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dihadiri presiden Prabowo Subianto.
Sosok pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) itu kembali disorot usai pengiat media sosial sekaligus tokoh Nadhatul Ulama (NU) Hilmi Firdausi, mengunggah potongan video yang memperlihatkan kehadirannya dalam kegiatan tersebut.
Tidak hanya hadir, Hendrik juga kembali menampilkan "Joget Cuan"-nya yang lincah dan penuh enerjik.
Melalui akun X miliknya, Hilmi mengaku terkejut melihat Hendrik masih muncul dalam kegiatan yang berkaitan dengan program MBG.
Pasalnya, Hendrik sebelumnya sempat menjadi sorotan publik akibat video "Joget Cuan" yang viral di media sosial.
"Saya kira orang ini sudah benar-benar dikeluarkan dari program MBG, ternyata dia masih ada dan tetap dengan joget-jogetnya," tulis Hilmi dalam unggahannya.
Unggahan tersebut langsung menyita perhatian publik dan menuai beragam komentar dari warganet.
Tidak sedikit yang mempertanyakan stasus keterlibatan Hendrik dalam program MBG setelah kontroversi yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.
"Bangga dan hepi ya manusia-manusia proyek ini," kata seorang netizen.
Baca Juga: Surat 'Hadiah Indah' Sony Sonjaya ke Nanik Jadi Teka-teki, Begini Kata Pengacara
"Kesannya joget gitu kayak nantangin masyarakat," ujar netizen lain.
"Ini semua sandiwara, ada yang suruh mundur terus ditangkep. Tapi sapa yang tahu itu cuma skenario biar rakyat enggak ribut soal MBG," komentar netizen lainnya.
Seperti diketahui, Hendrik Irawan sebelumnya menjadi sorotan setelah video dirinya berjoget di area dapur SPPG viral di media sosial.
Dalam video tersebut, muncul narasi yang mengaitkan dirinya dengan angka Rp6 juta per hari yang disebut berkaitan dengan operasional program MBG.
Aksi tersebut memicu kritik dari berbagai kalangan karena dinilai kurang tepat dan berpotensi menimbulkan persepsi negatif terhadap program yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.
Polemik itu bahkan membuat Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan pembekuan sementara terhadap operasional dapur SPPG yang dikelola Hendrik Irawan di Kabupaten Bandung Barat untuk menjalani proses evaluasi.
Kini, kemunculan Hendrik dalam agenda yang melibatkan ribuan penggerak MBG kembali memantik diskusi di media sosial.
Sebagian netizen mempertanyakan hasil evaluasi yang pernah dilakukan, sementara sebagian lainnya menilai kehadirannya menunjukkan dirinya masih terlibat dalam ekosistem program tersebut.
Reporter/Penulis: Mekwih
Berita Terkait
-
Surat 'Hadiah Indah' Sony Sonjaya ke Nanik Jadi Teka-teki, Begini Kata Pengacara
-
Anak Sony Sonjaya Dikabarkan Punya Dapur MBG, Kuasa Hukum: Masalahnya Apa?
-
Siap Bernyanyi! Sony Sanjaya Ajukan JC, Seret 20 Nama Lebih di Kasus Korupsi MBG
-
Biar Hemat Gizi Terjamin, DPR Desak Dapur MBG Berbasis Sekolah
-
Dapur MBG di Palembang Hentikan Operasional, Sebut Anggaran Belum Cair
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Parodi Permintaan Maaf Sarwendah Viral di Media Sosial: Isinya Jauh Lebih Jujur
-
Diperiksa Polisi Terkait Kasus Umrah Hanania, Keanu AGL: Saya Tidak Terima Uang!
-
Pesona Nastasya Shine: Rahasia Tetap Glowing dan Awet Muda di Tengah Kesibukan Mengurus 3 Anak
-
Dikarantina di Lapas, dr Richard Lee Dilarang Dijenguk selama 2 Minggu
-
Elizabeth Tunggadewi Rilis Mini Album Bertema Lingkungan, Angkat Pesan Peduli Alam
-
Video Lawas Giorgio Antonio Pamer Uang Sekoper Isi Rp1 M Viral Lagi, Jumlahnya Diragukan Netizen
-
Yasmin Napper dan Lulu Tobing Bagikan Memori Keluarga yang Paling Berharga
-
Konfliknya dengan Sarwendah Makin Panas, Ruben Onsu Pertimbangkan Gugat Hak Asuh Anak
-
Tyo Nugros Dicekal Saat Mau ke Malaysia, Batal Tampil Bersama Dewa 19
-
Kisah Maling Mobil Masih Punya Hati Nurani: Putar Balik saat Tahu Ada Anak Kecil Terbawa