Suara.com - Keluarga Arya Saloka mendapat teror atas dugaan pembunuhan. Pengirimnya, datang dari seorang perempuan bernama Kenya.
Kabar ini terungkap dari salah satu orang terdekat Arya Saloka, Joko, saat melakukan live Instagram dengan Kenya. Dalam cuplikan rekaman, ia memperingatkan si wanita agar tidak berbuat jahat.
"Kalau ada orang berniat jahat, kirim sesuatu yang nggak enak ke Kenya, gimana?" ujar Joko di salah satu postingan video warga Twitter, Sabtu (30/4/2022).
Sambil cengengesan dan santai banget, Kenya justru balik bertanya. Apakah Arya Saloka tidak bicara apapun soal keanehan yang terjadi di rumahnya.
"Maksudnya gini bang.. Aku jujur banget, pernah kirim satu barang, mungkin si Marpuah minum, aku nggak tahu setelah itu kejadiannya gimana," kata Kenya.
Ia menambahkan, "Entah pingsan atau apa, yang jelas minuman itu ada obatnya."
Joko yang mendengar pengakuan Kenya jelas kaget. Sebab menurutnya apa yang dilakukan perempuan itu sudah mengarah ke percobaan pembunuhan.
"Itu percobaan pembunuhan lho Kenya," kata Joko.
Tapi lagi-lagi dengan santai Kenya menganggap hal itu sebagai tindakan sepele. "Ya tapi kan aku nggak tau dia minum atau nggak," ucap si perempuan.
Baca Juga: 5 Sumber Kekayaan Amanda Manopo, dari Sinetron hingga Produk Kecantikan
Joko yang tidak tau siapa yang menerima apalagi adakah seseorang di keluarga Arya Saloka meminumnya, segera berangkat ke rumah sang aktor.
"Kalau kenapa-kenapa, Kenya ini sudah direkam, gue kayaknya punya tindakan nanti," ucap Joko memperingatkan.
Sebagai seseorang yang dekat dengan Arya Saloka, Joko pun turut bertanggung jawab atas keselamatan si aktor. Sebab apa yang dilakukan Kenya termasuk dalam sebuah kejahatan.
"Keselamatan bang Arya tanggung jawab gue. Ini sudah parah, sampai mau membunuh," tutur Joko.
"Duh Kenya, kamu kenapa?itu percobaan pembunuhan lho Kenya," kata kerabat Arya Saloka ini.
Kenya sebenarnya sempat memberikan penjelasan. Namun terpotong dengan kalimat Joko.
Berita Terkait
-
Arya Saloka Terang-terangan Goda Yasmin Napper di Medsos, Warganet Auto Heboh
-
Balik Main Sinetron, Arya Saloka Pilih Sutradara dan Penulis Sendiri
-
Arya Saloka Akui Trauma Pernikahan, Pilih Rukiah untuk Sembuhkan Luka
-
Arya Saloka Resmi Gabung Film Dilan ITB 1997, Perannya Jadi Sorotan Publik
-
Gabung Ariel NOAH, Raline Shah hingga Arya Saloka Dikabarkan Bintangi Film Dilan ITB 1997
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
BTS Hingga Madonna Siap Perform di Final Piala Dunia 2026, FIFA Siapkan Panggung Spektakuler
-
Sempat Diperingatkan Bakal Kehilangan Ciri Khas, Afgan Ungkap Alasan Lepas Kacamata
-
Viral Kepergok Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Minta Maaf: Saya Khilaf
-
Ahmad Dhani Ogah Beri Ampun ke Lita Gading, Bukti Jurnal Internasional Akan Diserahkan ke Polisi
-
Kembali Buka Hati, Dahlia Poland Tampil Mesra dengan Rangga Azies
-
Afgan Nyaris Kehilangan Suara, Ungkap Perjuangan Sembuh dari Cedera Pita Suara
-
Nagita Slavina Ungkap Honor Pertama Jadi Artis, Dapat Rp4,5 Juta di Usia 13 Tahun
-
Kiesha Alvaro Ingin Kuliah Fikih di Mesir, Rela Ambil 7 Film Demi Nafkah Keluarga Terjamin
-
Final LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar Diulang, Netizen Minta Poin Kontroversial Dianulir
-
Cerdas Cermat MPR Disebut Rekonstruksi Adegan Laskar Pelangi, Bedanya Juri di Film Bersikap Kesatria