Suara.com - Denise Chariesta ikut mengomentari foto viral Medina Zein dirawat di rumah sakit jiwa (RSJ).
Dalam salah satu video yang diunggah kanal YouTube Cumicumi pada 30 Mei 2022, Denise Chariesta mengaku tak mau langsung percaya dengan kondisi Medina Zein sebelum bisa melihat langsung.
"Gue pengin lihat dulu langsung dengan mata dan kepala sendiri," ujar Denise Chariesta, dikutip Rabu (1/6/2022).
Selagi belum mendapat kesempatan melihat langsung kondisi Medina Zein, Denise Chariesta tetap pada keyakinannya bahwa eks bos kosmetik itu adalah seorang penipu.
"Ya gue sudah berapa kali dibohongin? Ada surat bukti transfer palsu, dan itu dilakukan secara sadar. Mana bisa sih orang nggak sadar bikin RTGS berkali-kali?," kata sang selebgram.
"Terus lagi, bikin surat perjanjian jual beli. Memangnya bisa ODGJ bikin surat perjanjian?" katanya lagi.
Terlebih hingga saat ini, Denise Chariesta belum pernah melihat Medina Zein menampilkan hasil diagnosa dokter atas pengakuannya mengidap gangguan jiwa.
"Yang selama ini bisa dia tunjukkan kan cuma surat rawat inap saja. Kalau misal benar dia terbukti, apa yang diomongin pengacaranya itu benar, mana surat hasil diagnosanya?" kata perempuan yang lebih dikenal dengan nama Denise Cadel ini.
Sebelumnya, beredar foto Medina Zein sedang berada di RSJ. Ia terlihat memakai baju pasien rumah sakit berwarna hijau dengan rambut berantakan.
Baca Juga: Uya Kuya Tetap Tak Percaya Medina Zein Idap Gangguan Jiwa, Ini Alasannya
Medina Zein dikabarkan masuk RSJ setelah tersandung dugaan penipuan terhadap Uya Kuya dan Denise Chariesta dalam transaksi jual beli mobil pada awal Mei 2022. Menurut keterangan keluarga, penyakit bipolar yang Medina idap sejak lama semakin parah hingga butuh perawatan medis.
Sebagai salah satu orang yang mengaku jadi korban penipuan Medina Zein, Denise Chariesta tak langsung percaya dengan hal itu. Sebab sepengetahuan Denise, ini bukan kali pertama Medina tersandung masalah serupa.
"Dia melakukan itu dengan sadar, terstruktur dan ingat ya, berkali-kali," katanya.
Berita Terkait
-
Sengaja Biarkan Anaknya Nakal, Denise Chariesta: Itu Namanya Parenting Orang Kaya
-
Tak Punya Suami, Denise Chariesta Program Hamil Anak Kembar Hasil Donor Sperma
-
Denise Chariesta Murka Anak Dihina Idiot: Otak Lo yang Kurang Pertumbuhan
-
Cari Panggung? Denise Chariesta Diduga Sengaja Pamer Kenakalan Putra demi Viral
-
Denise Chariesta Ingin Bayi Tabung dengan Donor Sperma, Hukum Indonesia Mengizinkan?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
Terkini
-
Sisi Lain OnlyFans, 7 Pesohor Dunia Ini Pernah Jualan Konten Eksklusif
-
Bedah Visual Cast Film Terbaru Street Fighter: The Movie
-
Dinilai Tak Netral di Konflik Adik-Kakak, Ibu Tasyi Athasyia Dituding Jadi 'Kompor'
-
Bakal Terus ke Makam Selama 40 Hari, Ibunda Didatangi Vidi Aldiano Lewat Mimpi
-
Tamparan Keras Bagi Si Kurang Bersyukur, Kisah Ayah Kayuh Sepeda Butut saat Lebaran
-
Bukan Ketupat dan Opor Ayam, Menu Lebaran Maia Estianty Sushi hingga Pasta
-
Sebelum Bunuh Cucu Mpok Nori, Mantan Suami Diduga KDRT hingga Paksa Gugurkan Kandungan
-
Harga Tempat Sampah di Rumah Baru Tasya Farasya Mendekati UMP Jakarta
-
Dihujat Kasih THR Rp15 Ribu, Dewi Perssik Pamer Gunungan Beras untuk Ribuan Warga
-
Berpapasan di Polda Metro, Keluarga Minta Pembunuh Cucu Mpok Nori Dihukum Seberat-beratnya