Suara.com - Film "Pengabdi Setan 2: Communion" tengah jadi perbincangan sejak tayang perdana di bioskop pada 4 Agustus 2022 kemarin. Terhitung 6 kurang masa penayangan di bioskop, film ini sudah ditonton oleh 3 juta orang.
"Teman-teman, terima kasih banyak yang tak terhingga ya. Pengabdi Setan 2 bisa mencapai lebih dari 3 juta penonton dalam 5 setengah hari. Terima kasih dukungannya. Kami akan bikin film terus," tulis Joko Anwar, sutradara Pengabdi Setan 2 di Instagram pada Selasa (9/8/2022).
Tak kalah mencuri perhatian adalah sederet fakta unik tentang film "Pengabdi Setan 2: Communion" yang masih hangat jadi topik pembicaraan di media sosial. Joko Anwar mengungkap sederet fakta menarik di balik produksi film besutannya itu lewat sebuah thread di Twitter. Yuk simak fakta unik Pengabdi Setan 2 yang diungkap Joko Anwar berikut ini.
1. Adegan Banjir Bukan Buatan CGI
Joko Anwar benar-benar totalitas dalam setiap scene "Pengabdi Setan 2", termasuk adegan banjir yang ternyata bukan buatan.
"Dibutuhkan 30 mobil tangki air atau sekitar 150,000 liter air untuk menciptakan adegan banjir di lantai 1 rusun Pengabdi Setan 2. (Betul. Airnya bukan CGI)," ungkapnya di Twitter pada Selasa (9/8/2022).
2. Topeng Didesain Unik dan Spesial
Segala detail diperhatikan Joko Anwar dalam film "Pengabdi Setan 2", seperti bagian topeng yang dipakai.
"Ratusan topeng dibuat untuk Pengabdi Setan 2 dengan desain yang berbeda sesuai dengan hierarki mereka masing-masing dalam komuni Pengabdi Setan 2," beber Joko Anwar.
3. Libatkan Tim SAR
Tak dipungkiri bahwa adegan banjir terbilang rumit bagi Joko Anwar, bahkan tim SAR pun sampai terlibat di dalamnya.
"Adegan banjir di luar bangunan adalah adegan yang sangat rumit karena membutuhkan koordinasi dan timing yang tepat antara equipment, pemain, safety (melibatkan tim SAR). Rakit khusus dibangun untuk adegan ini. (Betul. Adegan ini dilakukan di perairan asli). Pengabdi Setan 2," katanya.
Baca Juga: Proses Syuting Adegan Rusun Banjir di Pengabdi Setan 2 Bikin Takjub: Marvel Ketar-ketir Melihatnya
4. Penjelasan Musik Mencekam
Joko Anwar memberikan penjelasan melalui music director-nya tentang musik "Pengadbi Setan 2" yang terdengar begitu nyata bahkan begitu terasa.
"Musik Pengabdi Setan 2 mengambil konsep "kepler effect" (dari teori Kepler's Law of Planetary Motion), di mana suara-suara instrumen musik dan vokal manusia didesain seakan-akan bergeran dan berdistorsi dalam orbit yang melingkar. Konsep ini merepresentasikan kejadian-kejadian mengerikan yang terjadi di cerita ini berputar mengelilingi sebuah energi geklap yang besar sebagai pusatnya," ungkap Aghi Narotama.
5. Bikin Teropong Bintang Mirip Aslinya
Demi menampilkan segala sesuatu seperti nyata, Joko Anwar ternyata membuat teropong bintang sendiri lho! "Teropong bintang mockup yang seukuran aslinya dibangun untuk film Pengabdi Setan 2 agar terlihat otentik. Totalitas demi memberikan yang terbaik untuk penonton," ujarnya.
6. Lagu 'Pengabdi Setan 2" Tersedia di Spotify
Joko Anwar pun tak pelit membagikan soundtrack dalam film "Pengabdi Setan 2". Ia membagikan link untuk penonton yang ingin mendengarkan lagu-lagu mencekam dalam filmnya ini.
"Dengarkan musik Pengabdi Setan 2: Communion yang didesain dengan Keppler Effect untuk masuk ke dalam kepala penonton. Untuk efek yang lebih dahsyat, gunakan headphone," tuturnya.
Itulah fakta unik di balik "Pengabdi Setan 2" yang diungkap Joko Anwar. Apakah kalian sudah menonton film satu ini?
Kontributor : Trias Rohmadoni
Tag
Berita Terkait
-
Viral Kisah Pasutri Rela Tempuh 80 Km Naik Motor dan Kapal Demi Tonton Film Pengabdi Setan 2, Publik Salut
-
Nonton Film Horor Diyakini Bisa Bakar Kalori, Seberapa Banyak?
-
Lokasi Syuting Film Pengabdi Setan 2 yang Viral di Bekasi Kini Ditutup: Takut Pada Kesurupan
-
Proses Syuting Adegan Rusun Banjir di Pengabdi Setan 2 Bikin Takjub: Marvel Ketar-ketir Melihatnya
-
Pengabdi Setan 2 Bikin Peringatan Soal Flash Warning untuk Pengidap Epilepsi Photosensitive, Penyakit Apa Itu?
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular