Suara.com - Angga Wijaya mengaku telah sempat melakukan mark up terhadap tarif manggung Dewi Perssik usai berpisah. Penggelembungan anggaran itu dilakukannya dengan alasan untuk pegangan hidupnya pasca cerai dari Dewi Perssik.
Sayangnya, Dewi Perssik tidak menerima alasan Angga Wijaya. Ia pun memberi sindiran pedas untuk sang mantan suami.
“Kalau dia bilang mark up untuk menanggung hidup dia, emang dia nggak bisa kerja? Tanpa duit saya dia nggak bisa kerja?" kata Dewi Perssik di kawasan Jatiwaringin, Bekasi, Sabtu (13/8/2022).
"Saya tanya sebagai laki-laki, saya perempuan, harga dirimu di mana sayang?” sambungnya.
Angga Wijaya juga sempat berdalih tak akan diizinkan apabila bilang lebih dulu ke Dewi Perssik. Sebab, selama ini menurut Angga, Dewi Perssik meminta uang hasil manggung harus langsung masuk ke rekeningnya.
"Mana ada maling ngaku. Nggak ada. Kalau izin saya pasti nggak apa-apa. Saya kerjasama bukan cuma sama AW loh sama rekan-rekan lain juga. Mark up itu wajar yang penting ngomong dulu," jelas Depe, sapaan akrab Dewi Perssik.
Sebelumnya diketahui, viral bukti transfer beredar bahwa Angga Wijaya melakukan Mark up puluhan juta rupiah dari nama klien yang tak diketahui Dewi Perssik.
Mengklarifikasi, Angga Wijaya mengaku melakukan mark up agar memiliki pegangan usai berpisah dari Dewi Perssik.
Pasalnya, ia keluar dari rumah Dewi Perssik tanpa membawa uang. Terlebih, ia pernah izin melakukan mark up tidak diizinkan.
Baca Juga: Ingin Suami Ada Pekerjaan, Dewi Perssik Beri Modal Rp 1 Miliar ke Angga Wijaya
“Beliaunya bilang, ‘nggak boleh, langsung masuk ke rekening aja, jual setinggi mungkin. Dulu juga memang begitu, sampai akhirnya aku berpisah, aku baru berani mark up. Karena menurutku, yang tadi bilang, cuma buat pegangan aku,” kata Angga Wijaya beberapa waktu lalu.
“Karena jatahnya atau haknya Mbak Dewi pun aku nggak kurangi. Kenapa nggak ngomong? Karena kalau ngomong nggak diizinin,” sambungnya.
Berita Terkait
-
Dewi Perssik Pakai Jubah biar Tak Dikenali, Saat Diam-diam Kuliah S1 Psikologi di Jakarta
-
Kuliah S1 Psikologi, Dewi Perssik Pakai Jubah biar Tak Dikenali
-
Demi Kurban, Dewi Perssik Rela Sewa Private Jet dari Kalimantan ke Jakarta!
-
Kurban 12 Sapi di Idul Adha, Dewi Perssik Dapat Bonus 2 Kambing Gratis
-
Usai Bikin Dewi Perssik Marah, Aldi Taher Akui Salah dan Minta Maaf
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Bak Film Bollywood, Lina Mukherjee Resmi Dipersunting Lelaki Italia di Pernikahan Impiannya
-
Kevin Gusnadi Umur Berapa? Pacar Baru Ayu Ting Ting Bukan Orang Sembarangan
-
Wakil Bupati Jadi Tersangka Korupsi Rp18 M, Lucky Hakim Bungkam saat Ditanya soal Keterlibatannya
-
Fajar Nugra Gunakan Pakaian Dalam Wanita untuk Pelet di Film Pemikat Jiwa
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota