Suara.com - Gus Samsudin meminta maaf telah membuat gaduh masyarakat atas perseteruannya dengan Pesulap Merah selama ini. Ia pun menjelaskan bahwa konten-kontennya hanya untuk hiburan.
"Video-video itu kan sudah sangat lama dan itu sudah tidak kita tampilkan lagi. Dan yang perlu dipahami untuk seluruh saudaraku, bahwa setiap apapun yang ditayangkan dalam sebuah tontonan itu untuk menjadi sebuah hiburan," ujar Gus Samsudin, mengutip dari YouTube Cumicumi, Senin (29/8/2022).
"Yang suka silakan dilihat dan yang enggak suka ya enggak apa-apa," kata Gus Samsudin menyambung.
Gus Samsudin juga mengaku konten-kontennya sudah lama dibongkar dan dikomentari orang. Oleh karena itu, kini ia sudah tak melakukan hal-hal semacam itu dan demi menghindari kegaduhan di masyarakat.
"Iya sebenarnya itu konten yang sudah lama sekali dan itu sudah dibongkar, dikritik, dan di-bully. Saya pun sudah mengatakan saya tidak lagi menampilkan dan tidak lagi melakukan hal semacam itu, karena itu menjadi sebuah perdebatan di masyarakat," ucapnya.
"Nah masalahnya video yang lama itu di-up lagi, dibongkar lagi. Sebenarnya saya tidak mempermasalahkan tentang pembongkarannya, edukasinya, tentang kritikannya, sama sekali saya tidak mempermasalahkan itu," imbuhnya, menyinggung soal niat Pesulap Merah.
Gus Samsudin menyebut banyak hal yang seharusnya ia klarifikasi. Namun, ia tak mau berpanjang lebar karena khawatir akan kembali menjadi masalah baru.
"Banyak sekali sebenarnya yang masih ingin diklarifikasi cuman seperti yang disampaikan kyai saya, bahwa masalah ini sudah tidak perlu diperpanjang, tidak perlu dijelaskan, karena nanti nambah masalah baru lagi," ujar Gus Samsudin.
Saat ini, Gus Samsudin berusaha mengambil hikmah dari kejadian belakangan ini. Ia juga menyebut akan fokus mengurus izin praktik Padepokannya yang sudah ditutup.
"Sekarang ambil hikmahnya saja lah, kita lakukan yang terbaik sebagai pengobatan alternatif izinnya diurus sesuai dengan praktiknya," tuturnya.
Namun pernyataan Gus Samsudin seakan mengaburkan soal masalah pengobatan di padepokannya. Karena yang dikritik Pesulap Merah bukan konten Gus Samsudin di kanal YouTube-nya, yang banyak menghadirkan cerita-cerita mistis seperti penemuan benda sakti, juga ia dikubur hidup-hidup.
Yang dipermasalahkan Pesulap Merah adalah cara pengobatan Gus Samsudin yang dibalut dengan trik penipuan. Contohnya seperti kelapa yang dibelah dan ditemukan paku dan benda lain di dalamnya. Juga keris yang mengeluarkan petir dan dianggap bisa menyemebuhkan. Padahal keris tersebut barang mainan yang bisa dibeli di sejumlah toko online.
Sebelumnya, Padepokan Nur Dzat Sejati di Blitar ditutup karena tak memiliki izin praktik dari Kemenkes. Diakui Gus Samsudin, ia tak paham bagaimana cara mengurus izin pengobatan alternatif.
Gus Samsudin pun mengaku selama ini hanya memiliki sertifikat pijat dan bukan pengobatan. Ia juga menegaskan selama ini bukan orang sakti, ia hanya membantu pasiennya dengan pijat dan doa.
Berita Terkait
-
Diterpa Isu Pesugihan Gunung Kawi, Sarwendah Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Ratu Rizky Nabila Kepincut Pesulap Merah, Bukti Sahih Studi Pria Beristri Lebih Menarik
-
Ogah Jadi Sasaran Tunggal, Ratu Seret Nama Wanita Lain yang Goda Pesulap Merah
-
Ratu Rizky Nabila Akui Jadi 'Jin Dasim' Perusak Rumah Tangga Pesulap Merah: Aku yang Ngusek-Ngusek!
-
Pesulap Merah Bongkar Momen Pertama Bertemu Ratu Rizky Nabila: Pakai Tanktop sampai Pusar Nongol
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Nggak Perlu Lagi Maraton Film Berjam-jam, Inilah Tren Drama Pendek yang Bikin Nagih
-
Profil Fangfang Istri Vicky Prasetyo yang Ramai Menjadi Sorotan
-
3 Dekade Menghibur, Project Pop Siap Guncang Jakarta Lewat Konser Forever Young Forever Fun
-
Promotor Ungkap Konsep Fan Meeting Win Metawin di Jakarta, Dibuat Lebih Intim dan Eksklusif
-
Padi Reborn Bawa 'Momen Sakral' Konser Dua Delapan ke Layar Lebar: Siap-Siap Merinding!
-
Gaia Music Festival 2026 Ajak Penonton Menikmati Musik di Tengah Alam Bandung
-
Sinopsis Film Anak-Anak Bambu, King Faaz Siap Beri Kejutan
-
Target 3 Juta Penonton di Film "402 Rumah Sakit Angker Korea", Simak Plot Twist Tak Terduga!
-
Givri Taj Cerita Transformasi Lewat Operasi Plastik di Vietnam, Sedot Lemak hingga Fat Grafting
-
402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere di Korea, Dapat Sambutan Hangat dari Penonton BIFAN 2026