Suara.com - Musisi lintas genre seperti Iwa K, Kunto Aji, Tuan TigaBelas, Idgitaf, Jogja Hip Hop Foundation, hingga Barasuara sukses memukau para penonton dalam Konser Kemerdekaan ‘Menjadi Indonesia’ yang disiarkan secara premier di YouTube IM3 (27/8/2022) lalu.
Para musisi tersebut tampil berkolaborasi menyanyikan lagu-lagu mereka dengan aransemen baru yang fresh dan belum pernah dipertunjukkan sebelumnya karena dibalut dalam iringan orkestra persembahan Symphony From Hell dengan nuansa tradisionalnya untuk menguatkan keragaman Indonesia.
Selain membawakan lagu masing-masing, Kunto Aji, Iwa K, Tuan TigaBelas, dan Kill the DJ pun turut membawakan lagu ‘Menjadi Indonesia’. Lagu ini lahir sebagai bentuk kolaborasi yang juga menjadi bagian dari kampanye kemerdekaan IM3 tahun ini yang menyuarakan semangat kepada generasi muda untuk terus berkarya dengan membawa keberagaman identitas budaya mereka dan bangga akan keunikan tersebut.
Tidak hanya menampilkan para musisi ternama di atas, konser yang diinisiasi oleh IM3 tersebut menyuguhkan penampilan spesial lainnya yaitu dengan kehadiran Najwa Shihab yang membawakan narasi ‘Satu Hari di Nusantara’, sebuah karya yang ditulis oleh Aan Mansyur untuk mengiringi dan memperkuat suasana konser ini.
Tema narasi tersebut kemudian dituangkan pada beberapa babak dalam konser yang diikuti dengan visualisasi set panggung yaitu “Fajar di Timur” yang menceritakan semangat di pagi hari, “Beralih ke Tengah” di waktu siang hari dalam membangun percaya diri untuk terus berusaha, “Semangat di Ufuk Barat” yang memasuki waktu senja dengan membangun ruang kolaborasi, dan ditutup dengan rangkaian “Menjadi Indonesia” sebagai perayaan atas keberhasilan melewati hari yang panjang.
SVP Head of Brand Management & Strategy Indosat Ooredoo Hutchison, Fahroni Arifin, menjelaskan dengan Konser Kemerdekaan ‘Menjadi Indonesia’, IM3 ingin mengajak masyarakat untuk terus bangga akan keberagaman yang kita miliki, dan menjadikannya sebagai kekuatan dalam diri untuk Menjadi Indonesia. Setelah beberapa tahun merayakan masing-masing, tahun ini menjadi momen yang tepat bagi kita untuk merayakan bersama, menyatukan perbedaan dari setiap keberagaman budaya, dan mengingatkan kembali bahwa kita adalah satu, Indonesia.
“Kami juga terus memberikan pengalaman baru bagi pecinta musik melalui kolaborasi musisi lintas genre yang dikemas dengan konsep berbeda namun mengekspresikan semangat yang sama, menunjukkan bahwa kita semua akan dapat selalu terhubung tanpa adanya batasan apa pun,” jelas Fahroni.
Tuan Tigabelas, turut menyampaikan rasa semangatnya dapat menjadi bagian dari konser ini, ia mengaku bangga pada konser ini, khususnya karena bisa mewakili genre musik Hip Hop.
“Kolaborasi kami di kegiatan ini semoga bisa menjadi milestone juga bagi para pelaku musik dari berbagai genre yang menunjukkan bahwa seperti genre musik, kita tidak harus mengkotak-kotakan keberagaman, justru harus menggiatkan kolaborasi. Indonesia tidak akan dapat mencapai persatuan jika kita menolak keberagaman, karena keberagaman ini adalah kekayaan dan kekuatan yang dimiliki Indonesia,” paparnya.
Baca Juga: NOAH Siap Gelar Konser Dekade X perience Perayaan 10 Tahun Berkarier
Berita Terkait
-
Dukung Potensi Kreasi Gen Z, Tri Luncurkan Kartu Perdana dan Isi Ulang Happy dengan Bonus Kuota TikTok
-
Cowok-Cowok Berbaju Metal Menghayati Lagu Mantan Terindah, Raisa Kaget: Apa yang Bikin Kalian Segalau Itu?
-
Keren, Remaja Ini Pungut Sampah saat Konser Collabonation Tour Pontianak
-
Kominfo Masuk Trending Topic Twitter Indonesia Usai Kebocoran Data Kartu SIM, Warganet Ngamuk
-
1,3 Miliar Data Kartu SIM Diduga Bocor, Dijual Hacker Rp 744 Juta
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Shazam!: Ketika Kekuatan Dewa Bertemu dengan Jiwa Remaja yang Jenaka, Sahur Ini di Trans TV
-
The Legend of Tarzan: Kembalinya Sang Raja Rimba dan Isu Kolonialisme, Malam Ini di Trans TV
-
2 Kejanggalan Sikap Ayah Bocah di Sukabumi yang Meninggal Disiksa Ibu Tiri, Apa Itu?
-
Pembacok Mahasiswi UIN Suska Harusnya Nonton 4 Film Ini, Motivasi Hadapi Penolakan Cinta
-
Selingkuh dan Poligami, Insanul Fahmi Kecewa Digugat Cerai Wardatina Mawa
-
Viral Takjil Gratis dengan Pesan Tuhan Yesus Sayang Kamu, Toleransi atau Ngawur?
-
Lirik Lagu Manis yang Jadi Sinyal Kelam, Detik-Detik sebelum Mahasiswi UIN Dibacok Teman Kampus
-
Sambut Ramadan 2026, Nussa dan Rarra Ajak Keluarga Indonesia Bersyukur Lewat Cerita 'Hujan'
-
Ayah Nizam Bocah yang Disiksa Ibu Tiri Diduga Terlibat: Dia Tahu, Tapi Membiarkan
-
Detik-Detik Menkeu Purbaya Kaget Dapat Gift Singa dan Paus Saat Live: Ntar Disangka Gratifikasi