Suara.com - Waktu Netflix Indonesia siap menghadirkan serial dan drama yang berkualitas. Rencananya ada tujuh tayangan berkualitas yang sudah disiapkan oleh platform streaming raksasa tersebut hingga tahun 2024.
Waktu Netflix Indonesia atau WNI baru-baru ini mengumumkan berbagai proyek film dan serial original karya sineas berbakat.
Penasaran apa saja? Berikut ulasannya?
1. Dear David
Dear David disutradarai oleh Lucky Kuswandi. Film bertema anak sekolahan ini menggandeng Shenina Cinnamon dan Emir Mahira sebagai pemeran utama.
Kisahnya tentang seorang murid dengan masa depan yang cemerlang. Namun masa depannya terancam saat blog fantasi yang dia jalankan terbongkar dan dibaca seluruh sekolah.
2. Nightmares and Daydreams
Joko Anwar telah menyiapkan serial bertajuk Nightmares and Daydreams untuk meramaikan Waktu Netflix Indonesia. Sutradara Pengabdi Setan ini menggaet Ario Bayu untuk kembali bekerja dengannya.
Serial garapan Joko Anwar ini lagi-lagi mengusung genre horor dibumbui sci-fi yang akan menunjukkan bahwa tidak selalu ada penjelasan logis di balik semua kejadian.
Baca Juga: Sinopsis Little Women, Drakor Netflix tentang Kemiskinan, Kasus Misterius, dan Persaudaraan
3. The Big 4
Film lain yang sudah disiapkan oleh Waktu Netflix Indonesia adalah The Big 4. Putri Marino dan Abimana Aryasatya dipercaya memimpin film arahan sutradara Timo Tjahjanto ini.
The Big 4 menceritakan seorang detektif taat aturan yang menyelidiki kematian ayahnya dan identitas empat murid rahasianya. Film ini juga dibintangi Arie Kriting, Lutesha dan Kristo Immanuel.
4. Klub Kecanduan Mantan
Rachel Amanda turut meramaikan Waktu Netflix Indonesia lewat perannya dalam serial komedi berjudul Klub Kecanduan Mantan. Chicco Kurniawan dan Agatha Pricilla juga tercatat sebagai pemain.
Serial ini menceritakan lima individu yang berjuang melupakan perpisahan-perpisahan di masa lalu. Mereka berkumpul dan membentuk kelompok dukungan yang tak biasa.
Berita Terkait
-
Sinopsis Blood and Bone: Aksi Pertarungan Jalanan Michael Jai White, Tayang di Netflix
-
Sinopsis 5 Film Netflix Paling Banyak Ditonton per Hari Ini
-
Sinopsis Train Dreams: Kisah Penebang Kayu yang Menembus Nominasi Oscar, Tayang di Netflix
-
Sinopsis The Crash, Film Dokumenter tentang Kecelakaan Maut yang Gegerkan Amerika Serikat
-
Sinopsis Kartavya, Film Kriminal India Terbaru Saif Ali Khan di Netflix
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Pesona Elegan Anggun C Sasmi Bikin Wanda House of Jewels Jadikan 'D Color Lady'
-
Berburu Harta Karun Koruptor, Jejouw Gigit Jari Gagal Bawa Pulang Harley Davidson
-
Melintasi Eropa hingga Asia, Perjalanan Chef Benjamin Halat Berakhir di Restoran Mewah Bali
-
Sinopsis Blood and Bone: Aksi Pertarungan Jalanan Michael Jai White, Tayang di Netflix
-
300 Barang Hasil Tindak Pidana Laku Dilelang, Hampir Rp1 Triliun Masuk Kas Negara
-
Sinopsis Bidadari Plus Plus: Duet Kriss Hatta dan Shinta Bachir, Tayang Dini Hari Nanti di RCTI
-
Loving Pablo: Menyelami Sisi Lain Sang Gembong Narkoba, Malam Ini di Trans TV
-
Monkey Man Malam Ini: Dev Patel Menjelma Jadi John Wick Versi India yang Brutal dan Penuh Amarah
-
Gideon Tengker Mengaku Diblokir Nagita Slavina dan Caca Tengker, Memohon: Tolong Telepon Bapakmu
-
Baru Sebulan Balikan, Angel Karamoy Langsung Dihadiahi Rumah Mewah oleh Gusti Ega