Suara.com - Badai eks Kerispatih sudah menggelar pertemuan dengan mantan band-nya untuk membahas perizinan lagu yang sempat ia permasalahkan.
"Ya kami sudah bertemu. Kalau menurut versi saya sebagai pemilik lagu sih hasilnya baik-baik saja," ujar Badai di kawasan Senopati, Jakarta, Rabu (21/12/2022).
Badai menerangkan, dirinya dan para personel Kerispatih sudah menyepakati kontrak kerja sama terkait perizinan lagu.
"Dengan pihak Kerispatih itu sudah ada kontrak kerja sama. Jadi mereka boleh membawakan lagu saya dengan masa waktu kontrak satu tahun," terang Badai.
Badai dan para personel Kerispatih juga membuat kesepakatan tentang bagi hasil dari setiap lagu yang dibawakan.
"Pembagiannya dengan sistem presentase," tutur Badai.
Hanya saja, Badai tidak lantas memberi akses bagi Kerispatih untuk membawakan semua lagu ciptaannya.
"Di kontrak itu ada 20 lagu yang saya izinkan. Kenapa nggak semua? Ya 20 lagu juga sudah banyak kali. Banyak banget," kata Badai.
Sebagaimana diketahui, Badai sempat melarang Kerispatih maupun Sammy Simorangkir menyanyikan lagu ciptaannya tanpa izin per tanggal 28 Oktober 2022.
Baca Juga: Badai Bikin Surat Terbuka, Larang Kerispatih dan Sammy Simorangkir Bawakan Lagunya
Badai merasa perlu melindungi nilai komersial dari setiap karya yang tercetus dari buah pemikirannya.
"Itu kan hak saya ya sebagai pemilik tunggal lagu-lagu yang dibawakan oleh mereka. Jadi mau ditanggapi salah atau benar, ya itu hak saya. Kecuali itu bukan lagu saya ya, baru boleh berisik," jelas Badai.
"Masalah direspon baik atau tidak, itu soal belakangan. Yang penting saya akan tetap berjuang dengan cara-cara lain untuk melindungi karya saya," tegasnya.
Berita Terkait
-
Badai eks Kerispatih Protes ke RCTI, Lagunya Diklaim Milik Andmesh
-
Rilis Lagu Kedua, Aldiv Kolaborasi Bareng Badai eks Kerispatih
-
Punya Band Baru, Badai : Kerispatih Sejarah Besar yang Perlu Dikenang
-
Singgung Keadilan, Badai eks Kerispatih Berhenti Ciptakan Lagu
-
Badai eks Kerispatih Putuskan Berhenti dari Dunia Musik
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan