Suara.com - Film Mangkujiwo 2 kedatangan wajah baru lewat keberadaan Marthino Lio yang memerankan tokoh bernama Rimba.
"Rimba ini orang yang mencari kebenaran ya. Ya kita semua gitu enggak sih? Mencari kebenaran dari jalan hidup kita," ujar Marthino Lio dalam acara Gala Premier film Mangkujiwo 2 di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (20/1/2023).
Marthino Lio sempat tidak percaya diri di masa awal penggarapan film Mangkujiwo 2. Sebagai pemain baru, aktor 33 tahun ini tak punya banyak waktu untuk mengakrabkan diri dengan aktor-aktor lama.
"Ya gue jadi harus mengejar keakrabannya kan," kata Marthino Lio.
Marthino Lio juga sempat mendapat perlakuan kurang mengenakkan dari Sujiwo Tejo jelang syuting Mangkujiwo 2.
"Waktu reading, aku kan keras. Pas reading, semua enggak boleh pegang handphone. Walaupun enggak kebagian ngomong, pemain harus ikut mendengarkan," kata Sujiwo Tejo di tempat yang sama.
Di momen itu, Marthino Lio melanggar peraturan yang dibuat Sujiwo Tejo. Bintang film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas ini mengikuti proses reading sambil memperhatikan laptop.
"Nah, dia main entah HP atau laptop waktu itu. Pokoknya sesuatu yang menganggu. Akhirnya, aku maki-maki," ucap Sujiwo Tejo.
Tindakan Sujiwo Tejo mendapat teguran keras dari pemain Mangkujiwo 2 lainnya, Djenar Maesa Ayu. Ia menyebut Marthino Lio terpaksa ikut reading sambil memperhatikan laptop karena harus mengawasi ibunya.
Baca Juga: Lebih Dari Horor, Film Mangkujiwo 2 Angkat Sejarah Indonesia
"Itu ibunya lagi sakit," kenang Sujiwo Tejo, menirukan kata-kata Djenar Maesa Ayu ketika itu.
Sujiwo Tejo pun akhirnya meminta maaf kepada Marthino Lio atas ketidaktahuannya. Namun gara-gara hal itu, mereka jadi semakin akrab sampai proses syuting Mangkujiwo 2 selesai.
Kisah Mangkujiwo 2 masih terpusat pada sosok Brotoseno. Ia ingin membangkitkan kuntilanak lewat medium pesugihan.
Mangkujiwo 2 juga akan menyoroti kematian misterius seteru Brotoseno, Tjokro Kusumo dari cerita film sebelumnya.
Film Mangkujiwo 2 garapan rumah produksi MVP Pictures akan tayang pada 26 Januari 2023 di seluruh bioskop Tanah Air.
Berita Terkait
-
Lebih Dari Horor, Film Mangkujiwo 2 Angkat Sejarah Indonesia
-
Sinopsis Mangkujiwo 2, Ceritakan Sisi Kejam dan Brutalnya Manusia
-
Wanda Hamidah Tertawa Geli Ingat Kagoknya Perankan Perempuan Jawa Ningrat: Jalan Susah, Tidur Susah
-
Sinopsis Pamali, Film Bergenre Horor yang Diadaptasi dari Video Game
-
Komentari Elon Musk Pakai Kaos Oblong, Sujiwo Tejo Singgung Martabat Bangsa
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan