Suara.com - Kedekatan Betrand Peto dengan ibu angkatnya, Sarwendah, kerap menyita perhatian warganet. Sejumlah orang menganggap hubungan mereka tidak seperti antara ibu dan anak.
Sederet sikap Betrand Peto terhadap Sarwendah yang dianggap tidak wajar seperti kerap menciumi, memeluk mesra, dan bermanja.
Bahkan, terkadang mereka tidak segan untuk melakukannya ketika siaran langsung di TikTok yang dapat dilihat banyak orang.
Imbasnya, banyak akun-akun di media sosial yang mengunggah kembali rekaman mereka dan menggiring opini publik.
Kabar kedekatan Sarwendah dan Betrand Peto yang dinilai berlebihan itu pun dikomentari oleh psikolog Lita Gading.
Melalui unggahan Instagram pada 21 Januari 2023, Lita Gading meminta warganet untuk berhenti menghujat Betrand Peto dan Sarwendah.
"Betrand Putra Onsu dihujat oleh netizen karena Sarwendah terlalu dekat dengan dia. Mereka kan bagaimanapun juga sudah dianggap sebagai anak sendiri," komentar Lita Gading.
Selain itu, Sarwendah dan Betrand Peto bukanlah pemeluk Islam sehingga tidak ada aturan mahram atau bukan. Mahram dalam Islam adalah semua orang yang haram untuk dinikahi selamanya karena sebab keturunan, persusuan dan pernikahan dalam syariat Islam.
"Mereka kan bukan muslim. Jadi, tidak ada aturan antara mahram dan tidaknya, ya guys ya. Jadi, kalian jangan menghujat," kata dia.
Unggahan Lita Gading ini mendapat dukungan dari warganet yang sepaham dengannya.
"Padahal kalau dilihat-lihat bener-bener ya ampun Onyo itu benar-benar tidak ada niat apapun selain minta kasih sayang ibu ayahnya," ujar @nhana***.
"Benar dok, dalam Kristen ada itu buah-buah roh kasih, sukacita, damai sejahtera, kebaikan, kemurahan, sama anak sendiri sekalipun itu anak angkat," sambung @yunita***.
"Mereka itu sudah seperti ibu dan anak, kenapa dihujat?" komentar @ning***.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Ayah Kandung Betrand Peto Komentari Hubungan Terlarang Sang Anak dengan Sarwendah
-
Ria Ricis Jadi Tertuduh Youtuber Sombong, Bunga Zainal: Bukan Salah Gue
-
Cek Fakta: Reino Barack Jatuh Miskin, Syahrini Terpaksa Jualan Peyek
-
Tetap Jadi Hot Mama, Intip 10 Penampilan Baru Cut Tari yang Awet Muda di Usia 45 Tahun
-
Bakal Beradu Akting dengan Kim Min Kyu, Ini 5 Pesona Go Bo Gyeol di The Heavenly Idol
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam