Suara.com - Hammersonic Festival 2023 hari pertama resmi dibuka di Carnaval Beach Ancol, Jakarta pada Sabtu (18/3/2023). Salah satu penampilnya adalah Pure Wrath yang mendapat jatah di panggung Sonic sekitar pukul 14.00 WIB.
Pure Wrath merupakan Proyek solo black metal seorang pemuda asal Bekasi bernama Januaryo Hardy. Kendati begitu, dia tetap tampil bersama pasukannya di atas panggung.
Pure Wrath bisa dibilang sebagai salah satu penampil lokal yang cukup dinantikan penonton di Hammersonic tahun ini. Sebab, album Hymn to the Woeful Hearts baru saja jadi nomine kategori Album Metal Terbaik di Anugerah Musik Indonesia pada November 2022 silam.
Beraksi selama 20 menit, Pure Wrath memuntahkan beberapa lagu yang dicomot dari album Hymn to the Woeful Hearts. Lagu-lagunya yang cenderung gelap khas black metal ini mengajak para penontont untuk ber-headbang ria.
Dari atas panggung, Januaryo Hardy sempat berterima kasih pada penonton.
"Respect buat kalian yang sudah datang sejak pagi dan hadir di ke sini. Terima kasih," kata Januaryo Hardy dikutip dari ANTARA.
Dibentuk sekitar 9 tahun lalu, Pure Wrath memang cukup disegani di skena musik bawah tanah. Pada Februari lalu, proyek solo ini didapuk jadi salah satu pembuka tur konser dedengkot black metal asal Norwegia, Mayhem, di Bangkok Thailand.
Sementara, selain Pure Wrath, hari pertama Hammersonic Festival 2023 juga diramaikan oleh band seperti Saint Loco, Stereowall, Rocket Rockers, BURGERKILL dan Vio-Lence.
Hari kedua Hammersonic tak kalah seru. Paling dinanti metalhead di hari terakhir adalah Trivium dan Slipknot.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Jefri Nichol Unggah Potret Mesra dengan Zahwa Massaid, Pacaran?
-
Tawarkan Paket Buka Puasa, Restoran Nonhalal di Semarang Tuai Kecaman
-
Anggota Damkar Depok Terima Teror Setelah Konten Diduga Sindir Oknum Brimob Viral
-
Tantri Kotak dan Arda Sempat Ingin Cerai, Anggap Pernikahan sebagai Penjara
-
Sinetron Religi Para Pencari Tuhan Jilid 19 Tayang Setiap Sahur, Cerita Tetap Menyentil
-
Posting Cari Calon Istri dengan Gaji Rp3 Juta, Cowok Ini Tuai Kontroversi di Medsos
-
Viral Isi Takjil di Masjid Nabawi Ada Uang 100 US Dollar, Fakta atau Hoaks?
-
Bella Hadid Ungkap Masa Sulitnya Saat Idap Lyme Disease
-
NIKI Jadi Headliner Prambanan Jazz 2026, Rayakan 12 Tahun dengan Tema Celebrate the Joy
-
Hadirkan MLTR, Prambanan Jazz Festival Jadi Rumah bagi Semua Genre dan Generasi