Suara.com - Hotman Paris mengalami kejadian kurang menyenangkan pada Rabu (21/3/2023) lalu. Pengacara kondang ini kehilangan dompet yang berisi uang sekitar Rp70 juta di sekitar mal Summarecon Kelapa Gading, Jakarta.
Namun untungnya, seorang cleaning service menemukan dompet tersebut dan langsung mengembalikannya kepada Hotman Paris. Insiden ini diumumkan Hotman Paris melalui akun Instagram-nya, Kamis (23/3/2023).
"Sangat mengharukan, cleaning service Edi Sanjaya yang menemukan dompet saya kemarin hari Rabu isinya ada sekitar, duit Sing Dollar dan American Dollar sekitar Rp70 juta, tapi dia dengan sukarela mengembalikan dompet saya," kata Hotman Paris.
Pengacara perlente ini sempat menawarkan sejumlah uang, tetapi justru ditolak oleh Edi Sanjaya.
"Dia tadi kita kasih hadiah berupa uang dia tolak lagi, sebelumnya dua kali dia tolak, tadi akhirnya saya paksa, saya masukan lagi, sepertinya dia menangis, hatinya sangat bersih," sambungnya.
Cleaning service tersebut mendapat imbalan berupa uang yang diberikan oleh partner bisnis Hotman paris, Andrew Susanto.
Namun, baik Hotman Paris maupun Andrew Susanto tidak mau menyebutkan nominalnya karena khawatir dianggap pamer atau sombong.
Tidak hanya berupa uang, Andrew Susanto juga memberikan peluang pekerjaan kepada Edi Sanjaya bila suatu hari nanti membutuhkan.
Saat ini, Edi Sanjaya masih berstatus sebagai cleaing service pusat perbelanjaan MKG.
Baca Juga: 4 Fakta Marshel Widianto Diam-diam Menikah, Hanya Modal Berani Melamar Cesen Eks JKT48
Alih-alih dapat simpati karena kebaikannya tersebut, Hotman Paris malah kena cibir. Hotman dituding bikin setingan agar kembali mendapatkan hati para penggemarnya.
Belakangan pamor Hotman turun karena jadi pengacara Teddy, mantan Kapolda Sumatera Barat. Teddy kini jadi terdakwa kasus peredaran narkotika.
"Gara-gara bela jendral sabu. Penggemarnya turun. Akirnya buat setingan seperti ini. Ini kemungkinan," komentar @Pal Narto.
"Goreng terus kasus Irjen Tedy Minahasa yang dibela, eh, malah sekarang mengalihkan isu," sambung @Rio Dewanta.
"Cari perhatian aja ini si pengacara Teddy," imbuh @Kakangn.
Berita Terkait
-
4 Fakta Marshel Widianto Diam-diam Menikah, Hanya Modal Berani Melamar Cesen Eks JKT48
-
Batal Nikah, Karen Vendela Diduga Sindir Boy William dan Pancing Haters Ayu Ting Ting
-
Berubah 180 Derajat, Intip 5 Pesona Kim Seo Hyung di Drama Baru Paper Moon
-
Sudah Tak Muncul di Televisi, Ini 5 Artis Memilih Jadi Pendeta
-
Ivan Gunawan Ungkap Penyebab Kematian Manscrow Gilang Sang Makeup Artist
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Nia Ramadhani Akhirnya Klarifikasi Isu Cerai dengan Ardi Bakrie
-
Isi Putusan Cerai Reza Arap Bongkar Dugaan Perselingkuhan Sang Musisi dengan Asisten Pribadi
-
Viral Mantan Sopir Ceritakan Perlakuan Kasar Bosnya, Jennifer Ipel dan Ajun Perwira Jadi Tertuduh
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Boyfriend on Demand: Debut Romcom Jisoo BLACKPINK Bersama Seo In Guk
-
American Assassin: Kisah Asal-usul Agen CIA yang Dihantui Tragedi, Malam Ini di Trans TV
-
Review Film Even if This Love Disappears Tonight: Ide Cerita Unik Dikemas dengan Pedih
-
Seni Teater Indonesian Culture Night, dari Anak Bangsa di NTU untuk Singapura
-
Selain Menuduh Polandri, Firdha Razak Juga Menduga Sang Menantu Pakai Guna-Guna
-
Viral Konten Tak Pantas Guru SD, Ajak ke KUA hingga Suapi Murid Sendiri
-
Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian, Pablo Benua: Rawan Politisasi Anggaran