Tio Pakusadewo dua kali terlibat kasus narkoba dan ditangkap oleh pihak berwajib. Kasus pertama terjadi pada 19 Desember 2017 silam. Tio ditangkap di rumahnya yang ada di kawasan Pasar Minggu usai diketahui menggunakan sabu. Dalam penyidikan terungkap jika dirinya sudah 10 tahun memakai barang haram tersebut. Tio pun harus menjalani hukuman 9 bulan untuk proses rehabilitasi.
Namun ia kembali tersangkut kasus serupa pada 14 April 2020 atas kepemilikan sabu dan ganja. Tak hanya itu dari pemeriksaan lanjutan, Tio Pakusadewo dinyatakan positif menggunakan amfetamin dan metamfetamin.
5. Bongkar Monopoli Bisnis di Dalam Penjara
Tio Pakusadewo yang sudah pernah terjerat kasus hukum bikin heboh ketika jadi bintang tamu dalam kanal YouTube Uya Kuya. Pasalnya ia membongkar jika ada monopoli bisnis di dalam beberapa penjara Indonesia. Parahnya, bisnis itu melibatkan anak menteri yang belakangan ramai diduga sebagai Yamitema Laoly seperti diungkap oleh akun Twitter @PartaiSocmed.
Itu tadi profil Tio Pakusadewo yang sedang ramai disorot usai membongkar adanya monopoli bisnis hingga kartel narkoba di penjara.
Kontributor : Safitri Yulikhah
Berita Terkait
-
Tio Pakusadewo Dirawat di RS Pakai BPJS Kelas 3, Dewi Irawan Inisiatif Buka Donasi
-
Tio Pakusadewo Dilarikan ke Rumah Sakit, Sahabat Beberkan Kondisi Terkini
-
Sinetron Religi Para Pencari Tuhan Jilid 19 Tayang Setiap Sahur, Cerita Tetap Menyentil
-
Momen Pertama Rendy Kjaernett Kerja Bareng Tio Pakusadewo: Ditusuk Jarum Hingga Ditampar
-
Totalitas Maudy Koesnadi Jadi Caregiver, Bawa Kisah Pribadinya ke Film Agape The Unconditional Love
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan