- Sinetron Para Pencari Tuhan Jilid 19 berjudul "Tobat, Woy!" tayang Ramadan 1447 H, menyoroti isu pengangguran dan premanisme.
- Deddy Mizwar menekankan pentingnya konten yang bermanfaat dan memiliki korelasi dengan isu sosial masyarakat saat ini.
- Proses produksi PPT Jilid 19 menjunjung tinggi disiplin waktu syuting yang manusiawi dan penghormatan detail terhadap naskah.
Suara.com - Sinetron religi Para Pencari Tuhan (PPT) kembali hadir menemani waktu sahur pemirsa pada Ramadan 1447 H.
Memasuki jilid ke-19 dengan tajuk "Tobat, Woy!", produksi Citra Sinema ini tidak hanya menawarkan kelanjutan kisah Bang Jack, tetapi juga membawa kedalaman cerita yang menyentil fenomena sosial masyarakat saat ini.
Dalam sesi bincang-bincang virtual pada Rabu, 25 Februari 2026, produser sekaligus aktor utama Deddy Mizwar mengungkapkan bahwa tantangan terbesar mempertahankan PPT selama hampir dua dekade adalah menjaga relevansi.
Jilid terbaru ini secara khusus menyoroti masalah pengangguran sarjana, ormas, hingga kehidupan anak jalanan dan preman yang mencoba mencari jalan pulang.
"Kita hanya berusaha menghadirkan tontonan yang punya isi dan korelasi dengan masyarakat. Tema diangkat berdasarkan fenomena yang ada agar penonton bisa berdialog dengan tontonannya," kata Deddy Mizwar.
Baginya, karya sinetron dan film memiliki penetrasi tinggi bagi pemirsa sehingga setiap karya harus dipertanggungjawabkan secara moral.
"Kalau enggak ada manfaatnya, ngapain bikin? Cuma bikin dosa aja entar," tegas pemeran Bang Jack tersebut.
Kutipan tajam dan sentilan sosial yang menjadi ciri khas PPT tetap dipertahankan. Deddy menyebut sindiran dalam skenarionya adalah ungkapan yang sering kali ingin diucapkan masyarakat namun tidak tersampaikan.
"Kita sampaikan dengan gaya ringan dan rileks, tidak harus memaki. Ada sesuatu yang salah dalam kehidupan kita, tapi kita cukup tahu salahnya di mana dan berani menertawakan diri sendiri," tambahnya.
Baca Juga: Pandji Pragiwaksono Sentil Warga Jabar Suka Pilih Pemimpin Artis, Tuai Reaksi Dedi Mulyadi
Kedalaman makna "Tobat, Woy!" dirasakan sangat personal oleh Tio Pakusadewo. Aktor kawakan yang memerankan tokoh Bang Galak tersebut mengaku betah berada di produksi ini karena alasan spiritual yang kuat.
Dia blak-blakan mengatakan proyek PPT telah mengubah arah hidupnya.
"Lima tahun yang lalu, saya setop narkoba di produksi ini. Pak Haji (Deddy Mizwar) ngajarin gue enggak pakai bacot, tapi pakai perilaku. Dia salat terus, lama-lama kita ikut salat. Saya bahkan hafal beberapa surat di PPT," ungkap Tio Pakusadewo.
Baginya, tobat dalam konteks jilid ini adalah keberanian untuk memulai kembali hidup yang benar.
Selain kedalaman cerita, para pemain muda seperti Raihan Khan (Muluk), Ridwan Ghani (Jarot), Farisha Fasha (Pipit), dan Angga Putra (Samsul) membagikan keseruan di balik layar yang mereka sebut sebagai "syuting sehat".
Berbeda dengan produksi sinetron pada umumnya, PPT Jilid 19 menerapkan disiplin waktu dan penghargaan tinggi terhadap naskah.
Berita Terkait
-
Sinopsis Sinetron 99 Nama Cinta, Samakah dengan Versi Film?
-
Sambut Ramadan 2026, Ini Deretan Sinetron dan Serial Streaming Pilihan untuk Sahur dan Berbuka Puasa
-
Bukan Sinetron Biasa, Dunia Tanpa Tuhan Angkat Komedi Gelap dan Ironi Iman di Pinggiran Jakarta
-
Sinopsis dan Pemeran Aira, Sinetron Baru yang Soroti Korban Pelecehan Seksual
-
'Capek Banget!' Deddy Mizwar Isyaratkan Mundur dari Para Pencari Tuhan setelah 25 Tahun
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix
-
Sinopsis Kala, Film Joko Anwar yang Bikin Manoj Punjabi Rugi Miliaran Rupiah
-
Segera Tayang! Sinopsis Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
-
Baru Bebas, Doni Salmanan Dipastikan Berpenghasilan Rp150 Juta per Bulan
-
Review Film Yohanna, Kisah Krisis Iman dan Kemanusiaan yang Gagal Mengguncang Perasaan
-
Sinopsis Film Sarahs Oil: Dari Kemiskinan ke Jutaan Dolar, Kisah Nyata yang Menginspirasi
-
Menantea Pamit Total April 2026, Jerome Polin Bongkar Skandal Penipuan Internal Tembus Rp38 Miliar
-
Denise Chariesta Ungkap Anaknya Jadi Sasaran Hujatan, Sudah Terjadi Sejak Dalam Kandungan
-
Tak Langsung Punya Lagu, 5 Musisi Dunia Awali Karier Lewat Cover Lagu
-
Enda Ungu Murka! Netizen Komentar Jorok ke Anak, Langsung Ancam ke Jalur Hukum