Suara.com - Aktor Tio Pakusadewo menjadi sorotan setelah video perbincangannya dengan Uya Kuya viral di media sosial.
Dalam obrolan tersebut, Tio Pakusadewo mengungkap jika di dalam beberapa penjara ada bisnis hitam.Bahkan ada yang memonopoli bisnis tertentu.
Lelaki yang pernah ditahan karena kepemilikan narkotika itu bahkan mengungkap di dalam penjara ada kamar mewah sampai kartel narkoba yang digagas mantan napi dengan mengajak anak menteri.
Hal tersebut membuat namanya langsung jadi sorotan. Sosok Tio Pakusadewo merupakan salah satu artis senior. Dalam berakting karakternya kerap menjadi perhatian.
Nah penasaran dengan sosok Tio Pakusadewo? Berikut ulasannya.
1. Latar Belakang Tio Pakusadewo
Tio Pakusadewo merupakan aktor keturunan Jawa yang lahir dengan nama lengkap Kanjeng Raden Tumenggung Irwan Susetyo Pakusadewo. Dari namanya saja bisa diketahui jika Tio Pakusadewo yang lahir pada 2 September 1963 memiliki darah ningrat didalam dirinya.
Tio Pakusadewo pernah dua kali menikah, pernikahan pertamanya dengan Sri Soegomo berakhir dengan perceraian. Kemudian pada tahun 2011, Tio Pakusadewo menikah lagi dengan perempuan bernama Yvone Ligaya Simorangkir yang menemaninya sampai sekarang.
2. Perjalanan Karier
Baca Juga: Kata Tio Pakusadewo, Banyak Narapidana yang Mati di Penjara Difitnah Bunuh Diri
Tio Pakusadewo mulai terjun ke dunia perfilman sejak tahun 1987 dan debut sebagai aktor lewat film Bilur-Bilur Penyesalan. Ia juga muncul dalam film Catatan Si Boy II (1988). Hanya saja namanya baru mulai dikenal usai bermain dalam film Cinta Dalam Sepotong Roti (1990).
Namanya kian melejit usai mendapat peran sebagai Aria dalam film Lagu Untuk Seruni (1991). Berkat perannya itu Tio Pakusadewo berhasil meraih Piala Citra untuk kategori Pemeran Utama Pria Terbaik dalam ajang Festival Film Indonesia 1991. Sampai sekarang namanya masih menjadi salah satu aktor papan atas yang aktingnya diakui tak hanya di Indonesia tapi juga dunia perfilman Hollywood. Ia sudah go internasional dan tercatat pernah bermain dalam film Hollywood Guardian (2014) sebagai Oscar.
3. Penghargaan
Selama kiprahnya sebagai aktor, Tio Pakusadewo pernah meraih banyak penghargaan dan nominasi. Tio menerima delapan nominasi dalam Festival Film Indonesia dan hal ini membuatnya jadi salah satu aktor yang paling banyak dinominasikan.
Penghargaan pertamanya adalah sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik FFI (1991) untuk film Lagu Untuk Seruni. Ia kembali meraih penghargaan serupa di tahun 2009 lewat film Identitas. Sudah 7 buah penghargaan Tio Pakusadewo raih untuk kategori Pemeran Utama Pria Terbaik, Pemeran Pendukung Pria Terbaik, hingga Pemeran Penduduk Pria Terfavorit dari berbagai ajang penghargaan.
4. Kasus Hukum
Berita Terkait
-
Tio Pakusadewo Dirawat di RS Pakai BPJS Kelas 3, Dewi Irawan Inisiatif Buka Donasi
-
Tio Pakusadewo Dilarikan ke Rumah Sakit, Sahabat Beberkan Kondisi Terkini
-
Sinetron Religi Para Pencari Tuhan Jilid 19 Tayang Setiap Sahur, Cerita Tetap Menyentil
-
Momen Pertama Rendy Kjaernett Kerja Bareng Tio Pakusadewo: Ditusuk Jarum Hingga Ditampar
-
Totalitas Maudy Koesnadi Jadi Caregiver, Bawa Kisah Pribadinya ke Film Agape The Unconditional Love
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan