Entertainment / Gosip
Jum'at, 05 Mei 2023 | 14:23 WIB
Uya Kuya mendatangi Direktorat Reserse Krimal Khusus Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/11). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Uya Kuya membantah tudingan bahwa ia 'ditunggangi' oleh orang lain untuk membahas suatu kasus di podcast-nya. Bantahan tersebut muncul usai podcast-nya dengan aktor Tio Pakusadewo yang membicarakan bisnis ilegal di dalam penjara viral di media sosial.

Dalam podcast yang tayang pekan lalu itu, Tio Pakusadewo mengungkapkan bahwa ada bisnis anak menteri di lapas, serta jual beli narkoba serta minuman keras.

Usai podcast itu viral, tampaknya banyak orang menudingnya sedang 'ditunggangi' oleh orang yang memiliki kepentingan politik.

"Cuma pengin ngasih tahu kalau apa pun di podcast saya, dari dulu ya, dari dua tahun saya memulai podcast, itu tidak ada saya ditunggani oleh siapapun," kata Uya Kuya, mengutip unggahan video pada Jumat (5/5/2023).

Uya Kuya juga mengatakan bahwa tidak ada orang yang membayarnya untuk membahas kasus tertentu.

Apa yang dibicarakan Uya Kuya dan bintang tamunya di podcast mengalir begitu saja tanpa adanya setingan.

"Tidak dibeli atau dibayar oleh siapapun. Karena saya orangnya tidak bisa dibayar, karena saya punya integritas," katanya. 

Uya Kuya tidak masalah apabila ada segelintir orang yang membencinya karena masalah pembahasan di podcast. Pada akhir kalimat, Uya Kuya menyapa para buzzer yang menyerangnya.

"Selamat datang para pembenci dan para buzzer-buzzer bayaran. Selamat datang," tulis Uya Kuya dalam caption-nya.

Baca Juga: Cek Fakta: Innalillahi, Desy Ratnasari Meninggal Dunia di Sukabumi

Unggahan suami Astrid Kuya itupun langsung diserbu warganet. Banyak dari mereka mendukung tindakan Uya Kuya.

"Lanjutkan bang, selama untuk kebenaran dan membela orang-orang yang tertindas. Saya respect," komentar @liliks***.

"Pokoknya tetap semangat membela yang benar, pak. Apalagi anda sudah membela TKW Hongkong yang di masyarakat tinggi tidak berarti," imbuh @yanti***.

"Semangat Mas Uya, selagi kita niat baik dalam hal apapun, untuk kepentingan orang banyak," tandas @lily***.

Load More