Suara.com - Belum lama ini, viral obrolan Posan Tobing bersama Uya Kuya yang menyebut wajah Tantri Kotak seperti pembantu. Mantan drummer Kotak itu akhirnya minta maaf soal ucapannya.
Posan Tobing menyampaikan permintaan maafnya ke vokalis band Kotak itu. Namun, ia juga memberi pembenaran atas ucapannya tersebut.
"Saya minta maaf, tapi itu (sebut muka pembantu) bukan saya yang ngomong," kata Posan Tobing di kawasan Tendean Jakarta Selatan, Selasa (18/7/2023).
Posan Tobing menyebut warganet banyak yang salah paham pada ucapannya. Ia lantas mengimbau untuk menonton obrolannya dengan Uya Kuya dengan tuntas.
"Jadi tolong tonton full videonya," kata Posan Tobing.
Posan Tobing menyebut ia hanya menyampaikan ulang pernyataan wajah Tantri seperti wajah pembantu. Ia mengatakan bahwa pernyataan soal Tantri bukan dari dia yang pertama mengucapkan.
Menurutnya hampir sebagian besar orang terdekat di band Kotak mengucapkan itu. Termasuk penolakan mereka tentang Tantri sebagai vokalis.
Posan Tobing hanya mengakui selain pernyataan soal Chua Kotak, ia tak pernah memberikan pendapat apa pun.
"Saya ceritain semua, soal Chua emang itu statemen dari saya," katanya.
Baca Juga: Mukanya Dibilang Mirip Pembantu, Tanti Kotak: Kenapa Merendahkan ART
"Tapi kalau Tantri (nggak), waktu itu hampir semua orang tidak setuju kalau dia adalah penyanyinya karena banyak hal (alasan)," ujarnya lagi.
Posan Tobing juga heran kenapa potongan video itu viral sekarang. Pasalnya, ia menceritakan riwayat perjalanannya dengan band Kotak bersama Uya Kuya 9 bulan lalu.
"Saya bilang kan waktu itu di podcast Uya Kuya, dia nanya bagaimana awal ketemu Tantri dan Chua bisa dapat, cerita lah, udah sembilan bulan lalu (podcastnya)," kata Posan Tobing.
Posan Tobing dan Kotak saat ini tengah ada masalah. Posan menuntut para personel Kotak untuk tak membawakan lagu-lagu ciptaannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Bukti Cinta, DJ Bravy Bikin Tato Wajah Anak Erika Carlina
-
Fenomena Krisis Ojol Ternyata Ini Penyebabnya: Kapitalisme Tingkat Dewa
-
Cindy Rizky Aprilia Diduga 'Jual' Jadwal Jaga Malam, Demi ke Jepang Bareng Suami Maissy?
-
Midnight Diner Masih Ada di Netflix, Tontonan Peredam Stres Sehabis Kerja
-
Gebrakan Iva Deivanna: Dari Panggung Musik, Kini Siap Taklukkan Layar Lebar lewat 2 Film Sekaligus
-
Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
-
Selisih Harganya Fantastis! Drone Shahed Iran Rp320 Juta vs Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
K-Pop Bertemu Koplo, Uniknya Akulturasi Budaya di Film Terbaru Sheryl Jesslyn
-
Dibuang ke Panti Jompo setelah Besarkan Anak, Kisah Pilu Nirina Zubir di Film Jangan Buang Ibu
-
Freelance: Upaya John Cena Selamatkan Karier dan Nyawa di Tengah Kekacauan, Sahur Ini di Trans TV