Perseteruan panas Posan Tobing dengan grup band Kotak usai hengkang kini menjadi sorotan publik. Alasan mantan drummer Kotak itu keluar pun akhirnya terungkap.
Sebelumnya, Posan sempat melayangkan somasi terbuka kepada grup band Kotak yang beranggotakan Tantri Syalindri, Cella, dan Chua.
Posan Tobing melayangkan somasi kepada anggota grup Band Kotak membawakan lagu-lagu ciptaannya, mulai dari ciptaan sendiri hingga bersama-sama.
"Di sini kami melarang menyanyikan di TV, media sosial, di konser off air atau on air, baik di Indonesia atau luar negeri," Jerry Napitupulu selaku kuasa hukum Posan dan Pare di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, dikutip Rumpita dari Tribunnews pada Senin, (17/7/2023).
Dalam kesempatan tersebut Posan Tobing akhirnya buka-bukaan mengungkap alasannya memutuskan hengkang dari Kotak sejak tahun 2011 lalu.
"Alasannya adalah gue berantem sama Cella, gitaris Kotak," kata Posan dikutip dari Pagi Pagi Ambyar, Trans tv.
"Gue berantem sama dia, gue pernah mau pukul dia di Bali," imbuhnya.
"Akhirnya gue berpikir gini 'ya Tuhan gue enggak mau kayak gini nih, daripada gue jadi berantem beneran, dan gue pukul dia beneran, jadi panjang, ya udah gue resign deh,'" kata Posan.
Di sisi lain, Tantri Kotak selaku vokalis nampak menyerang balik Posan Tobing yang melayangkan somasi untuk tak membawakan lagu Kotak.
Baca Juga: Samsudin Ditemukan Bersimbah Darah di Areal Perkebunan, Begini Kondisinya
Tantri pun menyentil Posan yang mendadak pergi meninggalkan grup band saat kondisi di titik terendah karier mereka.
"Pas susah dilepas pas sudah stabil ngoyak-ngoyak tuh menurut kalian gimana?" tanya Tantri Syalindri di salah satu postingannya.
Tantri kembali mengingatkan Posan Tobing yang memilih hengkang dari Kotak tanpa paksaan.
"Ingat, keluar dengan sendirinya, dengan sadar ya," kata Tantri Syalindri.
Sang vokalis Kotak itu pun meminta Posan untuk tidak merasa jadi pihak paling tersakiti.
"Nasib kami yang ditinggal? Ya kan juga perjuangan. Makna 12 tahun mempertahankan yang sangat sulit gimana?," tutur Tantri Syalindri.
"Kemarin di maklumi, sekarang harus di lawan. Lawan ga? HANTAM!!! (Goreeeennnggg teruuuss biar mateng, bae2 gosoooonnggg ges!)," tulis Tantri Syalindri.
"Kali ini sudah kelewatan fitnah dan gorengannya, takut jadi gosong. Jadi sepertinya saya harus bersikap," terang Tantri Syalindri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123