Suara.com - Denise Chariesta baru-baru ini mengungkap bahwa sang bayi siap "launching" dalam 3 bulan ke depan. Ia turut memberikan pesan ke haters dan sosok ayah yang menghamilinya, JK.
Perlu diketahui, JK adalah ayah dari bayi yang dikandungnya. Selebriti internet tersebut mengungkap bahwa bayinya akan lahir pada sekitar Oktober atau November 2023. "Tiga bulan lagi guys. Semakin dekat baby-nya launching," kata Denise Chariesta melalui Insta Story yang diunggah pada Kamis (03/08/2023).
Beberapa hari sebelumnya, Denise juga membahas sosok JK. Ia bahkan mendoakan agar rezeki JK mati atau tidak lancar. "Misalkan cowok nggak nafkahin, kayak misalkan papanya baby nih. Namanya kan Iwan Wibowo, bapaknya baby. Nah bapaknya kan nggak nafkahin bumil. Entar rezekinya juga mati sendiri. Tuhan adil," kata Denise Chariesta.
Ia juga meminta para haters untuk tak menghujatnya. Denise menganggap bahwa haters yang tak mampu memberikan donasi kurang pantas untuk menghujat. "Doa bumil tembus langit. Gue sumpahin semua doa berbalik ke orangnya. Dasar jahat," ungkap Denise Chariesta beberapa waktu lalu.
Denise sebelumnya mengungkap bahwa ia membutuhkan uang Rp 1 miliar. Uang itu akan digunakan untuk bisnis, biaya lahiran, dan kebutuhan makan.
Khusus untuk biaya operasi caesar, Denise Chariesta memperkirakan bahwa ia membutuhkan Rp 90 juta. Ia membuka donasi dalam bentuk poster berjudul "Peduli Denise Hamil Tanpa Suami". Penggalangan dana yang dibuatnya itu menuai pro dan kontra serta cibiran dari netizen.
Belum diketahui apakah sudah ada perusahaan yang bekerja sama dengan Denise atau belum. Denise Chariesta pernah mengunggah proposal kerja sama bisnis di media sosial.
Paket tertinggi diketahui senilai Rp 10 miliar. Salah satu penawaran eksklusif yang ditawarkan adalah nama brand bisa menjadi nama anak Denise Chariesta saat sudah lahir.
Nantinya, DC mengklaim bahwa nama akan ditanggung selamanya oleh sang anak. "Gaes nama product. Brand apa yang cocok ya jadi nama anak gue gaes? Coba ditag brand-nya. Ini mahal karena brand-nya bakal jadi nama anak gue dan bakal melekat selamanya gaes," kata Denise Chariesta.
Baca Juga: Denise Chariesta Kesal Bentuk Perut Hamilnya Dinyinyiri: Mau Jadi Apa Kalian?
Paket eksklusif Rp 10 miliar mencakup penyematan nama pada bayi, sesi foto eksklusif, dan nama brand akan menjadi kata pertama yang diajarkan pada sang anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
CCTV Terlanjur Disebar, Turis Malaysia Bongkar Kronologi Usai Dituding Tak Bayar Makan di Pagi Sore
-
Curhatan Eks Kru Ini Talkshow Viral, Mengaku Dilempar Skrip oleh Host Terkenal
-
Istri Bongkar Tekanan Batin Menteri Purbaya: Gemas Lihat Anak Buah 'Nakal', Tapi Tak Bisa Pecat
-
Ry Hyori Rilis Single Perdana Pacar Pacaran, Angkat Kisah Hubungan Tanpa Status
-
Lawan Lita Gading Berani, Rayen Pono Sebut Ahmad Dhani Kicep Hadapi Laporannya
-
Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
-
Jerome Polin Panen Kritik Usai Sindir Guru di Media Sosial
-
Cari Keadilan, Rayen Pono Berencana Ajukan Sidang Perkara Khusus untuk Kasus Ahmad Dhani
-
Baskara Putra Alami Kelelahan Ekstrem hingga Pingsan di Pesawat, Sempat Dipaksa Tampil
-
Rayen Pono Protes, Sebut Kasus Ahmad Dhani soal Dugaan Hina Marga Tak Perlu Tunggu Izin Presiden