- Jerome Polin menuai kecaman warganet di platform Threads setelah mengunggah konten berisi sindiran terhadap kinerja para guru.
- Unggahan tersebut dianggap tidak sensitif karena mengabaikan realita berat tenaga pendidik, khususnya yang bertugas di daerah terpencil.
- Meskipun unggahan telah dihapus, polemik ini memicu kritik keras dari publik terkait perilaku berulang sang kreator konten.
Suara.com - Unggahan Jerome Polin di platform Threads baru-baru ini menuai kecaman keras dari warganet. Konten yang awalnya dimaksudkan sebagai candaan mengenai guru itu justru dianggap tidak elok dan memicu perdebatan panjang.
Dalam utasnya, Jerome menuliskan sindiran untuk guru yang lambat mengerjakan tugasnya tapi senang menyebut murid-muridnya malas.
"Guru: 'Murid-murid sekarang tuh malas banget, tugas dikumpul telat mulu'. Juga guru: *ngasih nilai tiga bulan setelah UAS* wkakaka," tulis Jerome Polin.
Cuitan tersebut sontak memicu reaksi panas netizen. Banyak warganet menilai candaan tersebut tidak sensitif, terutama mengingat realita berat yang dihadapi tenaga pendidik di lapangan, khususnya di daerah terpencil.
Tak lama berselang, Jerome menghapus unggahan tersebut, namun tangkapan layarnya telanjur viral dan menyulut kemarahan publik.
Akun @prabaniswara merespons dengan membagikan kisah guru di pelosok NTT.
"Ada seorang guru matematika di pelosok NTT. Namanya Pak Markus. Setiap malam, setelah mengajar seharian, beliau mengoreksi puluhan lembar jawaban murid dengan lampu minyak," tulisnya
"Murid-muridnya sering terlambat mengumpulkan tugas bukan karena malas, tapi karena harus bantu orang tua di ladang. Pak Markus tidak pernah marah. Nilainya memang sering keluar lambat, bukan karena lalai," sambung dia.
Kritik tajam lainnya datang dari @dewan.perwakilan.netizen yang menyinggung konsistensi sang kreator.
Baca Juga: Kiesha Alvaro Ingin Kuliah Fikih di Mesir, Rela Ambil 7 Film Demi Nafkah Keluarga Terjamin
"Jeroan langganan ya blundernya, katanya berpendidikan tapi kok bikin utas enggak ngasih tahu itu survey darimana? Lu kebanyakan mengarang indah sih. Awalnya bela guru sampe nyebarin VT hoax, nah sekarang justru mendiskreditkan guru," kata akun tersebut.
Senada, @pratiw.tiw menambahkan, "Orang harus bisa bedakan mana provokator, mana yang benar-benar vokal tentang dunia pendidikan. Kalau buat saya dia provokator detected 100%."
Sentimen negatif terus mengalir di kolom komentar. Akun @admdellapohan bahkan menyebut perilaku ini sebagai pola berulang.
"Aku mikir nih orang kayak rada NPD dan ngeblunder bukan sekali dua kali," ujarnya
Hal ini diamini oleh @yustinwijaya_, "Sejak awal juga udah iyuh lihat Jeroan, pintar matematika doang. Yang lain kagak."
Bahkan, ada pula yang mempertanyakan kredibilitasnya sebagai pengusaha. "Dari beberapa yang kemarin gue baca di sini katanya dia pengusaha ya? Tapi terus boncos? Lah gimana ceritanya jago matematika pas buka usaha bisa boncos? Bisa ngitung kagakkkk," sindir @julieart_andersson.
Berita Terkait
-
Baskara Putra Alami Kelelahan Ekstrem hingga Pingsan di Pesawat, Sempat Dipaksa Tampil
-
Denise Chariesta Stres Berat, Bayi Tabung Rp1 Miliar yang Dijalaninya Gagal
-
Chef Arnold Keluhkan Harga Daging Impor Naik Imbas Dollar, Disindir Buat Protes ke Gibran
-
Sarwendah Dikaitkan dengan Ritual Gunung Kawi, Video Pengakuan Juru Kunci Viral
-
Kasus Viral di Thailand, Suami Artis Mild Lapassalan Dituduh Lecehkan Adik Kandung
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Cari Keadilan, Rayen Pono Berencana Ajukan Sidang Perkara Khusus untuk Kasus Ahmad Dhani
-
Baskara Putra Alami Kelelahan Ekstrem hingga Pingsan di Pesawat, Sempat Dipaksa Tampil
-
Rayen Pono Protes, Sebut Kasus Ahmad Dhani soal Dugaan Hina Marga Tak Perlu Tunggu Izin Presiden
-
Viral Sekelompok Murid SMP Berani Adang Motor di Trotoar, Langsung Jadi Sorotan Netizen
-
Denise Chariesta Stres Berat, Bayi Tabung Rp1 Miliar yang Dijalaninya Gagal
-
Chef Arnold Keluhkan Harga Daging Impor Naik Imbas Dollar, Disindir Buat Protes ke Gibran
-
Bahagia Jadi Oma, Maia Estianty Minta Maaf ke Anak dan Menantu Gara-Gara Sering Mengganggu
-
Zoe Kravitz Dampingi Harry Styles di Pembukaan Tur Dunia, Rumor Tunangan Makin Kuat
-
Sammy Simorangkir Hipnotis Senayan dalam Konser '20SSS' yang Penuh Haru
-
Demi Children of Heaven, Hanung Bramantyo Minta Manoj Punjabi Keluar dari Zona Nyaman