Suara.com - Belakangan, fenomena artis jualan live TikTok sangat menjadi perhatian, karena dianggap merugikan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah atau UMKM.
Sarwendah, istri Ruben Onsu salah satu artis yang cukup aktif jualan live Tiktok, baik produknya sendiri maupun produk orang lain.
Saat jualan live TikTok, Sarwendah ternyata sempat mendapat komentar hujatan dari netizen yang bertanya-tanya penghasilannya sebagai artis masih kurang atau tidak sampai harus berjualan online.
Istri Ruben Onsu langsung terlihat kesal menanggapi komentar tersebut dan mengaku dirinya tidak mencari uang, melainkan ranking.
"Oh Ton, sorry Ton. Di sini gue nggak cari duit, gue cuman cari ranking," tutur Sarwendah.
Sarwendah lantas berusaha memperlihatkan komisi yang diperolehnya dari hasil jualan live TikTok.
"Nih gue kasih lihat gue punya komisi ya, cuman Rp 300 ribu. Jadi, kalau misalnya kamu bilang 'Ah cari duit ya di sini?' kagak sumpah," kata Sarwendah.
Bila sebelumnya Sarwendah sempat mendapatkan komisi Rp 300 ribu, kala itu istri Ruben Onsu mengaku mendapat komisi Rp 100 ribu sehingga total uang di akun TikTok-nya mencapai Rp 400 ribuan.
"Nih gue kasih lihat komisinya. Wah, hari ini aku dapat Rp 100 ribu jadi Rp 400 ribuan. Haduh," ujar Sarwendah yang mengeluh komisi tersebut tidak besar.
Baca Juga: Ahli Tarot Sebut Thariq Halilintar Cemburu Buta Lihat Kemesraan Fuji dan Asnawi
Bahkan, Sarwendah juga memperlihatkan bukti dirinya belum mengambil komisinya sama sekali selama jualan live TikTok.
"Nih withdraw-nya masih kosong ya (belum ambil uangnya). Komisinya cuman berapa hari ini? Rp 400 ribu ya. Jadi, selama ini aku live cuman dapat Rp 400 ribu. Komisinya ke mana? aku kasih buat kalian semua kalau mau tahu," ucap Sarwendah.
Meski begitu, sejumlah warganet tetap berpendapat bahwa komisi senilai Rp 100 ribu pun sudah cukup besar bagi mereka, yang sering mendapatkan di bawah nominal tersebut.
"Aku live 2 bulan cuman dapat Rp 30 ribu," kata @manau***.
"Rp 400 ribu bagi kamu itu cuman, bagi orang lain besar tahu," tambah @kumenw***.
"Rp 100 ribu bagiku gede," imbuh @toserba**.
Berita Terkait
-
Malu Banget, Doddy Sudrajat Tagih Utang di Instagram, tapi Salah Orang
-
Doddy Sudrajat Sesumbar Mayang Bakal Jadi BA Klinik Athena, dr Richard Lee Membantah: Malu Banget Mayang
-
Doddy Sudrajat Klaim Tarif Manggung Mayang Tiga Digit, Auto Dinyinyirin: Maksudnya 150 Ribu?
-
Ruben Onsu Disebut Baperan Gegara Unfollow Jirayut: Hatinya Perlu Diberesin
-
Dituding Rampas Rezeki Pelaku UMKM, Ruben Onsu Dibela Pemilik Brand Sembako Ini
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bedah Titik Lemah KPK: Bagaimana Dokumen Rahasia Bocor Lewat Siasat Orang Dalam?
-
Geliat Literasi Anak Muda: Minat Baca Bangkit, Harga Buku Sulit
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui
-
4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
-
Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang