Suara.com - Yadi Sembako bersama Gus Anom terlibat kasus dugaan penipuan dan penggelapan sebesar Rp198 juta. Ini berawal saat keduanya hendak mengadakan acara.
Namun setelah acara selesai, pihak event organizer (EO), Muhammad Adri Permana justru belum mendapat bayaran Rp198 juta. Maka dari itu, ia melaporkan Yadi Sembako, selaku direktur acara.
Ada tudingan yang mengatakan Yadi Sembako ngotot menggelar acara. Padahal Gus Anom sudah melarang karena uang yang belum cukup.
Saat mendengar hal ini, intonasi Yadi Sembako meninggi. Komedian 50 tahun ini menekankan tidak pernah mengatakan hal tersebut apalagi sampai ngotot menggelar acara.
"Siapa yang melarang? Saya banyak saksinya," kata Yadi Sembako usai menjalani pemeriksaan di Polres Metro Tangerang Selatan pada Rabu (11/10/2023).
Yadi Sembako mengatakan, Gus Anom bukan melarang. Melainkan meminta acara diundur. "Lah kan kawan-kawan (pengisi acara) sudah ada jadwal sendiri. Saya juga punya kerjaan," ucap Yadi Sembako.
Semisal Gus Anom meminta Yadi Sembako menghentikan acara, dia pasti ikut kemauan sang dai. Namun pada faktanya, hal itu tidak diperintah. "Kalau dia bilang 'setop, enggak usah ada aja. Batal' pasti saya lakukan," jelas Yadi Sembako.
Berita Terkait
-
Kasus Penipuan Rp198 Juta, Yadi Sembako Siap Tanggung Jawab Bila Gus Anom Lepas Tangan
-
Sempat Mangkir, Yadi Sembako Akhirnya Diperiksa Polisi Hari Ini Terkait Kasus Penipuan
-
Dipolisikan Kasus Penipuan, Gus Anom dan Yadi Sembako Siap Lapor Balik
-
Merasa Bersalah Libatkan Yadi Sembako atas Kasus Dugaan Penipuan Vendor, Gus Anom Minta Maaf
-
Dilaporkan Kasus Penipuan, Gus Anom Minta Salah Satu Pemilik EO Buktikan Kontrak Kerja Sama
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti