Suara.com - Rara Istiati Wulandari alias Mbak Rara turut hadir dalam proses olah tempat kejadian perkara (TKP) ulang kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang 2 tahun lalu.
Rara mengatakan kehadirannya dalam olah TKP kasus pembunuhan ibu dan anak itu untuk membantu aparat kepolisian mendatangkan hujan.
"Ini kan mendung-mendung terus sempat Rara pawangin agar kinerja polisi optimal. Tapi, terus pada bilang kalau mereka butuh hujan jadi nggak papa kalau hujan," kata Rara, pawang hujan dilansir dari Instagram @lambe__danu, Rabu (25/10/2023).
Selain membantu aparat kepolisian menurunkan hujan, Rara juga membantu menerawang salah satu barang bukti berupa golok.
Rara menerawang barang bukti tersebut berada dalam elemen air, yang berarti golok itu kemungkinan sudah dibuang di sungai atau tempat lain yang berkaitan dengan air.
"Tadi kan sempat dicari golok. Nah penerawangan saya itu elemennya air, goloknya itu udah dibuang ke sungai atau ke mana lah," tutur Rara.
Rara juga menyampaikan rasa dukanya pada Tuti dan Amel, yang menjadi korban pembunuhan ibu dan anak di Subang 2 tahun lalu.
Karena sebelumnya, Rara mengatakan sudah pernah menerawang bahwa pelaku yang membunuh Tuti adalah orang yang pernah memberinya cincin.
Seperti yang diketahui, Yosep Hidayat selaku suami sekaligus ayah adalah salah satu pelaku pembunuhan Tuti dan Amel 2 tahun lalu.
Baca Juga: Sherin Minta Maaf Usai Video Curhat Rumah Tangga ke Hanan Attaki Viral, Kok Kayak Ketakutan Ya?
Berita Terkait
-
Disindir Fuji Suka Permainkan Cewek Bak Boneka, Thariq Halilintar Tak Percaya
-
Olah TKP Ulang Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polisi Hadirkan Mbak Rara Pawang Hujan
-
Fuji Diduga Susul Asnawi ke Korea, Warganet: Pangerannya Kemana?
-
Kariernya Diramal Akan Redup, Fuji Diminta Banyak-Banyak Nabung oleh Sosok Ini
-
Jadi Tersangka Kasus Kematian Ibu-Anak di Subang, Mimin Hanya Wajib Lapor: Semoga Cepat Terungkap
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik