Suara.com - Rapper Putri Estiani atau Ramengvrl ternyata ikut kena imbas batalnya Greenlane Festival di Laswi Heritage, Bandung, Jawa Barat pada Minggu (5/11/2023). Namanya masuk daftar pengisi acara dan sudah tiba di Bandung untuk mempersiapkan diri jelang tampil.
"Kami sudah sampai di Bandung. Ternyata pas H-1, dikabarin kalau enggak jadi tampil," kata Ramengvrl di sela acara AMI Awards 2023 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (8/11/2023).
Ramengvrl mengakui, dirinya dan tim sudah mencium kejanggalan sebelum penyelenggara Greenlane Festival akhirnya mengumumkan pembatalan acara.
"Komunikasinya mereka itu agak kurang bagus. Kami itu sampai mikir, ini jadi kaga sih acaranya?," ujar Ramengvrl.
Untungnya, pembatalan Greenlane Festival tidak berdampak ke pembayaran Ramengvrl. Pihak penyelenggara tetap melunasi biaya jasa yang wajib dibayarkan untuk menghadirkan Ramengvrl.
"Mereka sudah menjalani kewajibannya. Untuk bayar-bayaran, aku acungi jempol," ujar Ramengvrl.
Hanya saja, Ramengvrl tetap meminta promotor-promotor lain menjadikan kasus Greenlane Festival sebagai pelajaran. Jangan sampai ada lagi panitia acara festival musik yang menyelewengkan dana sampai membuat kegiatan batal terselenggara.
"Ini memang tidak baik. Simpel aja, tidak bagus," tutur Ramengvrl.
Ramengvrl pribadi juga mengambil pelajaran untuk ke depannya lebih berhati-hati dalam mengambil tawaran manggung dari pihak penyelenggara festival musik.
"Semenjak kejadian itu, aku langsung bilang ke tim bahwa di kontrak harus lebih ketat. Kasihan loh yang mau nonton kami. Kami udah sampai Bandung, eh acaranya cancel," ucap Ramengvrl.
Sebagaimana diketahui, Greenlane Festival batal terselenggara gara-gara project manager mereka, Bagus menyelewengkan dana investor sebesar Rp1,5 miliar. Uang yang mestinya dipakai untuk menutup biaya produksi acara malah dimanfaatkan Bagus untuk foya-foya dan melunasi utang-utangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Putry Poyz Buka Lifestyle Hub di Jakarta Selatan, Sediakan Tempat Khusus Buat Para Content Creator
-
Berapa Gaji Sus Rini? Gaya Pengasuh Rayyanza Pakai Tas Mewah Jadi Perbincangan
-
Tas Branded Sus Rini saat Liburan di Kapal Pesiar Jadi Sorotan, Berapa Harganya?
-
Musisi Indonesia hingga Mancanegara Bakal Manggung di Axean Festival 2026, Intip Line Up-nya!
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan