Suara.com - Konser Bring Me The Horizon atau BMTH secara tiba-tiba dihentikan di tengah acara. Para personel secara mendadak menghentikan konser karena masalah tehnis.
Awalnya konser berjalan seperti biasa. Para personel bahkan langsung unjuk gigi setelah mereka naik ke atas panggung.
Namun semua berubah setelah satu persatu meninggalkan panggung menuju ke belakang panggung.
Nah seperti apa kronologi konser Bring Me The Horizon dihentikan secara tiba-tiba? Berikut ulasannya.
1. Konser Awalnya Berjalan dengan Lancar
Band rock asal Inggris dijadwalkan menggelar konser dua hari berturut-turut di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta Utara.
Di hari pertama awalnya konser berjalan dengan lancar. Namun mereka tiba-tiba menghentikan konser di di tengah acara.
2. Ada Gangguan Tehnis di Panggung
Awalnya konser berjalan dengan lancar. Hingga saat Oliver Sykes membawakan lagu Die4u, layar LED mengalami gangguan. Melihat kondisi tersebut para personel Bring Me The Horizon satu persatu pergi ke belakang panggung.
3. Awalnya Penonton Disuruh Istirahat
Baca Juga: Konser Bring Me The Horizon di Ancol Rusuh, Penonton sampai Naik ke Panggung
Ravel Junardy, CEO Ravel Entertainment promotor konser naik ke panggung sekitar lima menit kemudian dan memberi tahu penonton untuk istirahat sebentar.
"Tunggu sebentar, kalian istirahat dulu sebentar, mereka (istirahat dulu sebentar, supaya kalian asyik semua, supaya kalian nggak terlalu capek, nanti kita akan kembali lagi, sebentar ya," ujar Ravel.
4. Klarifikasi Pihak Promotor
Sekitar 30 menit berlalu tanpa ada kejelasan. Ravel kembali ke panggung dan memberi tahu penonton bahwa ada masalah di atas panggung dan konser harus dihentikan. Dia meminta maaf kepada penonton.
5. Penonton Marah
Penonton meradang setelah pengumuman pembatalan, dan banyak yang berteriak meminta pengembalian uang (refund). Selain itu kata-kata kotor pun nampak jelas terdengar memaki pihak promotor.
Tag
Berita Terkait
-
Oliver Sykes Vokalis BMTH Pakai Kostum Rancangan Desainer Indonesia, Publik Auto Bangga
-
"Wonderwall" Versi Bring Me the Horizon Dapat Jempol Liam Gallagher
-
Kaleidoskop 2024: Konser Artis Mancanegara di Indonesia Sepanjang Tahun, Ada yang Digelar Sampai 3 Hari
-
Pelindo Fasilitasi 20 UMK di Pameran Cruise Market Day di BMTH, Benoa
-
Lagu 'Mother Tongue' BMTH: Cinta yang Tak Dapat Diungkap Melalui Kata-Kata
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil