Suara.com - Konser Coldplay yang diselenggarakan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta pada Rabu (15/11/2023) diwarnai dengan kasus penipuan. Salah satunya adalah kasus pemilik tiket asli yang tidak bisa masuk ke dalam konser Coldplay.
Padahal penonton itu sudah berhasil memenangkan war tiket konser Coldplay pada bulan Mei 2023. Namun saat sampai di venue, mereka tidak boleh masuk. Alasannya tiket konser asli yang dibawa tidak bisa dipindai atau discan oleh sistem ticketing promotor Coldplay, PK Entertainment.
Kasus ini bermula ketika beberapa penonton konser Coldplay berniat untuk menukarkan e-ticket mereka agar bisa mendapatkan akses masuk ke dalam stadion GBK.
Sejak siang hari, ratusan bahkan ribuan penggemar band asal Inggris tersebut bahkan sudah memenuhi area GBK untuk bersiap mengantri masuk ke dalam stadion.
Sayangnya, banyak dari mereka yang gagal masuk ke stadion, padahal konser sudah dimulai. Panitia beralasan tiket asli yang dibawa penonton itu tidak bisa discan karena sudah dipindai sejak awal.
Situasi ini langsung membuat para penonton yang menjadi korban mengamuk. Mereka memprotes habis-habisan kinerja promotor konser Coldplay lewat media sosial.
Beberapa korban membeberkan bahwa pantia menyebut tiket mereka sudah pernah digunakan sebelumnya. Penjelasan itu tentu menuai kemarahan mengingat nama korban sebagai pemilik asli tercantum di dalam tiket tersebut.
Korban pun menuding adanya indikasi tiket bayangan hingga penipuan yang dilakukan oleh pihak promotor. Situasi tersebut juga telah membuat banyak penonton yang menyaksikan aksi panggung Chris Martin dkk. Mereka pun kini ramai-ramai berniat menyeret pihak promotor ke meja hijau
Lalu, bagaimana cara para penonton atau korban dari tiket konser Coldplay ini bisa melaporkan pihak promotor ke pihak berwajib? Simak inilah penjelasan selengkapnya.
Baca Juga: Thariq Halilintar Ajak Aaliyah Massaid Nonton Konser Coldplay, Netizen: Bajunya Couple
Kasus tiket Coldplay ini dianggap sepenuhnya tanggung jawab dari pihak promotor. Hal ini membuat banyak penonton yang merasa kecewa mulai menuntut pertanggungjawaban pihak promotor.
Tak sedikit korban yang menilai promotor lalai dalam melaksanakan tugas mereka, terutama soal keamanan tiket yang dibeli langsung di situs resmi.
Salah satu akun X atau Twitter @/azis95 pun mengungkap adanya pihak yang bisa membantu para korban untuk mendapatkan haknya. Ia membeberkan cara agar para korban konser Coldplay bisa menempuh jalur hukum.
"Korban Coldplay yang tiketnya gak bisa disscan karena kesalahan staff operasional bisa kompak bikin class action pakai undang-undang perlindungan konsumen," tulis akun @/azis95 pada Kamis (16/11/2023) sambil mengungah contoh surat dari firma hukum tersebut.
"Gue ada lawyer yang biasa urus perlindungan konsumen, pernah juga minta legal opinion buat salah satu event. Silakan kalau mau selesain pakai jalur hukum," sambungnya.
Firma hukum bernama Arzetti Indonesia Lawfirm tersebut diklaim bisa membantu para korban untuk menyelesaikan masalah ini secara hukum. Khususnya bagi korban yang tidak bisa masuk ke konser Coldplay, padahal memiliki tiket asli.
Berita Terkait
-
Thariq Halilintar Ajak Aaliyah Massaid Nonton Konser Coldplay, Netizen: Bajunya Couple
-
10 Potret Artis Nonton Coldplay, Ada yang Bareng Pacar ada Juga Bersama Sahabat
-
Profil PK Entertainment, Diprotes Gegara Kekacauan Konser Coldplay
-
Mulai Besok, Pelni Buka Pemesanan Tiket untuk Nataru
-
Ini Alasan Wristband Konser Coldplay Harus Dikembalikan: Ada Hubungannya dengan Lingkungan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Link Nonton Resmi Dokumenter Jeffrey Epstein, Kualitas HD dan Sudah SUB Indo
-
Bantah Hidup Hedon, Ressa Tak Punya TV dan Kulkas
-
Viral Perempuan Ngaku Jadi Selingkuhan Ardi Bakrie, Minta Maaf ke Nia Ramadhani
-
Surat Terakhir Bocah SD Akhiri Hidup: Jangan Menangis Mama, Relakan Saya Pergi
-
Pengacara Kantongi Nama Ayah Kandung Ressa, Ogah Buka ke Publik karena Takut Salah
-
Tangkap Maling Mesin Kopi, Pemuda Aceh Justru Malah Dijadikan Tersangka Penganiayaan
-
Diduga Penyebab Kebakaran di Cipadu Terungkap, Karyawan Gudang Dekorasi Sering Bakar Sampah
-
Belum Bertemu Langsung Sampai Sekarang, Ressa Rizky Rossano Belum Puas Diakui Denada Lewat Sosmed
-
Deretan Kendaraan Mewah Habib Bahar, Kini Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan
-
Profil Habib Bahar Bin Smith, Jadi Tersangka Lagi Usai Aniaya Anggota Banser