Suara.com - Kasus video prank polisi dengan terlapor Baim Wong berlanjut. Si pelapor, Prabowo Febryanto mengatakan polisi akan melakukan gelar perkara untuk menentukan kasus tersebut ada unsur pidana atau tidak.
Terkait kabar ini, Baim Wong ternyata belum mengetahuinya. Meski begitu, Suami Paula Verhoeven meminta doa kepada masyarakat.
"Saya nggak tau, doain yang terbaik aja," kata Baim Wong di kanal YouTube Indosiar, Sabtu (25/11/2023).
Sebelumnya, Prabowo Febryanto mengatakan, proses penyelidikan laporannya terhadap Baim Wong berlanjut. Walaupun, dua orang lainnya yang juga melaporkan sang aktor, sudah mencabut laporan.
"Tidak ada kendala selama penyelidikan, bisa dikatakan on the track dan selanjutnya akan diadakan gelar perkara," kata Prabowo Febryanto.
Terkait kapan gelar perkara itu akan dilakukan, Prabowo Febryanto tak mengetahuinya.
Namun dari kabar yang didengar, polisi akan menjalankan agenda tersebut dalam waktu dekat.
"Yang saya dengar dalam bulan, bulan ini. Kalau digelar, ya awal bulan bisa dirilis sama Polres Jakarta Selatan apakah terlapor menjadi tersangka atau tidak," ucap Prabowo Febryanto.
"Kalau ini mentah, kami menyiapkan gelar perkara khusus," imbuhnya.
Baca Juga: Ancaman Kelaparan di Gaza Akibat Israel: Warga Antre 9 Jam demi Sebuah Roti Untuk Sekeluarga
Hingga saat ini belum ada mediasi yang dilakukan polisi kepada Prabowo Febryanto dan Baim Wong. Kendati begitu, mereka sudah bertemu di kantor aktor 42 tahun ini.
"Mediasi juga belum ada. Tapi saya dan terlapor pernah bertemu di kantornya, Kebayoran Lama," kata Prabowo.
Prabowo Febryanto pun tidak mau mundur. Baginya, kasus yang sudah terlanjur heboh ini harus selesai.
"Laporan berlanjut. Namanya kami sudah melaporkan, berita viral, masa pesimis," ujar dia.
Seperti diketahui Baim Wong dilaporkan ke pihak berwajib pada 6 Oktober 2022 atas dugaan tindak pidana Pencemaran Nama Baik Melalui Media Elektronik atau Pengaduan Palsu yang tertera dalam Pasal 27 ayat 3 Jo Pasal 45 ayat 2 UURI No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 220 KUHP.
Hal tersebut dilakukan karena Baim melakukan prank terhadap petugas polis jaga yang mana Paula Verhoeven pura-pura telah mengalami tindakan KDRT dari suaminya, Baim Wong.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Virgoun di Big Bang Festival: Cerita Last Child Nyaris Bubar, Siap Sambut 2 Dekade
-
5 Fakta Menarik Stranger Things: Tales from '85, Spin-off Versi Animasi di Netflix
-
Sinopsis Drakor Honour, Ajang Comeback Lee Na Young yang Angkat Kisah 3 Pengacara Perempuan Tangguh
-
Galang Dana buat Bencana Sumatra, Big Bang Festival Kumpulkan Rp22 Juta
-
Fairuz A Rafiq Geram Insanul Fahmi Bilang I Love You ke Inara Rusli dan Mawa
-
Stranger Things Finale: Siapa Saja Korban Tewas dan Apa yang Terjadi dengan Eleven?
-
7 Film Indonesia Terlaris yang Disutradarai Komika, Agak Laen: Menyala Pantiku! Saingi Jumbo
-
Devano Danendra Resmi Buang Nama Belakang, Ini Alasan di Balik Keputusannya
-
Viral Bareng Sal Priadi, Kasus Sitok Srengenge Ternyata Mangkrak
-
Penjelasan Ending Stranger Things 5 Finale, Jawab Misteri Paling Besar