Suara.com - Kematian artis Nanie Darham masih terus diselediki oleh pihak berwajib. Bahkan polisi sudah melakukan autopsi demi mendalami kasus dugaan mal praktek yang dilakukan klinik kecantikan yang berada di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.
Menurut Wakasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Hendrikus Yossi, sampai saat ini kepolisian masih menunggu hasil autopsi tersebut.
"Korban sudah dilakukan autopsi. Kemudian saat ini penyidik masih dalam proses untuk menunggu hasil otopsi tersebut," ungkap Hendrikus Yossi saat ditemui Polres Metro Jakarta Selatan belum lama ini.
Autopsi dilakukan setelah pihak keluarga Nanie melaporkan adanya dugaan mal praktek di klinik kecantikan tempat Nanie meninggal dunia.
"Dia diotopsi setelah keluarga membuat laporan 22 Oktober. Jadi saat itu juga kami, penyidik, melakukan permintaan ke RS Polri untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah korban," sambungnya.
Selain itu kepolisian juga telah menerima beberapa dokumen yang berkaitan dengan riwayat hidup bintang film Air Terjun Pengantin tersebut.
"Saat ini kami juga sudah menerima sejumlah dokumen yang ada kaitannya dengan riwayat operasi tersebut, khususnya yang berkaitan dengan si korban," jelasnya.
Seperti diketahui Nanie meninggal usai melakun operasi sedot lemak di salah satu klinik kecantikan di wilayah Cipete Utara, Jakarta Selatan.
Keluarga pun membuat laporan ke pihak berwajib karena karena ada dugaan mal praktek saat melakukan operasi sedot lemak.
Baca Juga: Kronologi Nanie Darham Meninggal Dunia Usai Operasi Sedot Lemak di Klinik
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
Terkini
-
Arab Saudi Akan Melawan Jika Infrastruktur Energinya Diserang Rudal Milisi Pro Iran
-
Sudah Sepekan, Napi Kasus Narkoba Pekanbaru yang Kabur Belum Ditangkap
-
Bocoran Vivo S2 5G Ungkap Baterai Raksasa 7.050mAh dan Durabilitas Ekstrem IP69
-
Sampai Ulang Sapaan, Prabowo Minta Jaksa Agung dan Kapolri Selalu Berdekatan: Baru Panglima TNI
-
Era Baru Penanganan Kanker: AI dan Teknologi Presisi Tingkatkan Akurasi Diagnosis Pasien
-
Perambah Taman Nasional Bukit Barisan Selatan Ditangkap, Terancam 10 Tahun Penjara
-
KAI Sanggupi Bangun Trans Sumatera Railway dari Bakauheni ke Banda Aceh, Setelah Itu Kalimantan?
-
Optimistis Program Prabowo Berlanjut, PIRA Bagikan Ribuan Paket Sembako ke Warga Cakung
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
HNW Sebut Pramono Punya 'Jalur Tol' Puan Maharani untuk Cairkan DBH Jakarta