Suara.com - Fujianti Utami alias Fuji dan Aaliyah Massaid kembali dibanding-bandingkan. Kali ini aksi panggung duet mereka yang disebut bak bumi dan langit.
Belum lama ini Fuji menjadi bintang tamu di acara Indonesian Trending Awards 2023 yang dilangsungkan pada 21 Desember.
Pada kesempatan itu, Fuji tampil berduet dengan Rina Nose dalam Opening Ceremony ajang penghargaan untuk sosok yang viral.
Fuji dan Rina Nose membawakan lagu bertajuk Malam Pagi yang berasal dari Malaysia. Lagu tersebut viral setelah muncul di konten Fuji.
Untuk penampilannya saat itu, keduanya memakai busana seragam yaitu celana jeans yang dipadu dengan hoodie dan beanie putih.
Kembali pada 4 November 2023, Aaliyah Massaid tampil menyanyi di pesta ulang tahun Ashanty yang digelar mewah dan meriah.
Tak sendirian, kekasih Thariq Halilintar itu berduet dengan Mahalini membawakan lagu Lupakan Cinta yang dipopulerkan oleh Rossa.
Penampilan Aaliyah Massaid begitu anggun dalam balutan dress sage lengan panjang. Begitu pula dengan Mahalini yang memakai gaun krem agak terbuka.
Aksi duet Fuji dan Aaliyah Massaid di kesempatan berbeda ini digabungkan oleh akun TikTok @tab.tab.hepi pada Rabu (27/12/2023).
Baca Juga: Thariq Halilintar Akhirnya Muncul di Instagram Aaliyah Massaid, Penggemar Girang
"Ketika mereka bernyanyi, siapa yang terbaik? Komen ya!!" tulisnya sebagai caption.
Jika menilai suara, Aaliyah Massaid jelas jauh lebih unggul dari Fuji, mengingat dia memang seorang penyanyi dan mewarisi bakat Reza Artamevia.
Namun menurut warganet, Fuji memiliki kemampuan membuat apapun yang berkaitan dengannya menjadi viral dan trending.
"Fuji memang bukan penyanyi. Tapi Fuji nyanyi dikit aja langsung trending," komentar akun @mama_nay91.
"Anak diva nyanyi nggak pernah trending. Fuji bukan anak diva, walaupun nggak bisa nyanyi, dia geleng kepala aja trending banyak yang suka," ujar akun @wekanuriyatwirana.
"Mereka punya bakatnya tersendiri. Aaliyah kan anak diva jadi wajar suaranya bagus, sedangkan Fuji dia punya bakat di bidangnya sendiri," kata akun @flalley.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
Thariq Halilintar Akhirnya Muncul di Instagram Aaliyah Massaid, Penggemar Girang
-
Fuji Ketahuan Asyik Sunmori Bareng Pria, Gebetan Baru?
-
Takut Dihujat, Fuji Menolak Disebut Seorang Artis saat Wartawan Tanyakan Hal Ini
-
Penampakan Rumah Mewah Ibu Gonzalo Al Ghazali di Mekkah, Tak Kalah Nyaman Daripada di Makassar
-
Thariq Halilintar Diledek Garing Main Acara Sketsa Komedi Desta Cs
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026
-
Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya