Suara.com - Ada hal menarik yang terjadi diantara ketiga paslon, yaitu saat capres nomor urut satu dan dua memberi nilai untuk kinerja Kementerian Pertahanan yang dipimpin Prabowo Subianto dalam debat Pilpres 2024 ketiga yang berlangsung tadi malam, Minggu (7/1/2024)
Semula pertanyaan tersebut dilempar capres nomor urut satu, Anies Baswedan kepada capres nomor urut dua, Ganjar Pranowo. Ganjar pun menanggapi dengan memberi nilai lima untuk kinerja Kemenhan.
Saat pertanyaan itu balik ditanyakan oleh Ganjar Pranowo kepada Anies Baswedan, jawaban capres nomor urut satu ternyata lebih tajam. Anies memberi nilai 11 dari 100 untuk Prabowo.
"Mas Anies gak usah takut, disebut aja angkanya berapa itu kaya saya gituloh jangan dibawah 5, sebut saja berapa?" tanya Ganjar di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024).
"11 Mas (Ganjar), dari 100," jawab Anies seraya terkekeh.
Jawaban para calon presiden itu rupanya berhasil membuat Prabowo berkecil hati. Dia mengaku kecewa dengan narasi Anies dan Ganjar yang memberi penilaian tanpa data yang konkret.
"Saya agak sedikit kecewa dengan kualitas, terutama narasi yang disampaikan oleh paslon-paslon yang lain. Menurut saya mereka pertama datanya banyak yang salah, keliru," ujar Prabowo usai debat capres.
Ujaran kekecewaan Prabowo itu sontak ramai dibagikan ulang oleh warganet. Banyak warganet yang merupakan pendukung Prabowo mengaku setuju dengan rasa tak terima yang dirasakan sang capres.
Beberapa bahkan menyebut Anies Baswedan tega karena memberi nilai yang sangat kecil untuk Prabowo.
Baca Juga: Ganjar Anies Kompak Hajar Prabowo, Bawa-bawa Anggaran Kemenhan Rp700 Triliun
"Menurut gue, keterlaluan sih yang bagian kasih nilai untuk Prabowo sebagai Menhan. Ganjar ngasih nilai 5, Anies malah lebih parah ngasih nilai 11 dari 100. Sadis banget. Nggak ada ngehargainnya kerja keras Prabowo selama ini," komentar akun @awne*** dalam unggahan Instagram akun @lambe__danu.
"Menurutku Anies kelewatan banget sih ini, kalau bicara soal pertahanan negara kita seperti melihat kucing lagi ngajarin tupai buat melompat," ujar akun @mah***.
"Kalau ini sih debat bukan kritik saran buat negara, tapi pada lomba-lombaan jatuhin 02," tulis akun @dd***.
"Pemaparan visi misi malah bawa-bawa paslon lain, itu agak mengurangi respek sih," imbuh akun @rs***.
Sebagai informasi, debat Pilpres ketiga yang digelar KPU tadi malam bertemakan seputar pertahanan, keamanan, geopolitik, hubungan internasional, dan politik luar negeri.
Di dalam debat, ketiga calon presiden, yaitu Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo akan diberi waktu untuk memberikan gagasan mereka masing-masing.
Berita Terkait
-
Ganjar Anies Kompak Hajar Prabowo, Bawa-bawa Anggaran Kemenhan Rp700 Triliun
-
Harga Outfit Ganjar Pranowo Saat Debat Capres Capai Rp 1,2 Juta, Jaket Bomber Jadi Incaran Warganet
-
Beda Pendidikan Fuji dan Eca AURA, Ganjar Pranowo Lebih Pilih Anak Haji Faisal Dikenalkan ke Ibu Alam?
-
Disinggung Anies Miliki Tanah 340 Ribu Ha, Ini Daftar Lahan Prabowo
-
Dipancing Ganjar, Akhirnya Anies Berani Kasih Skor Jeblok Kinerja Menhan di Depan Prabowo
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan