Suara.com - Selebgram Siskaeee akhirnya menanggapi penetapan status tersangka kasus film porno buatan rumah produksi asal Jakarta Selatan, Kelas Bintang. Ia mengaku kaget saat mendengar kabar tersebut.
"Saya cukup kaget karena merasa tidak bersalah dan tidak melakukan sesuatu yang melanggar hukum," ujar Siskaeee dalam pernyataan tertulis, Rabu (17/1/2024).
Siskaeee merasa dikriminalisasi dalam kasus film porno rumah produksi Kelas Bintang. Ia menyebut banyak film buatan mereka yang lebih vulgar dari Kramat Tunggak, namun tidak diproses hukum.
"Banyak film yang lebih parah, diproduksi dari PH yang sama. Kenapa tidak ada yang diperiksa dan menjadi kasus?" kata Siskaeee.
Siskaeee sadar, dirinya memang pernah dipenjara buntut aksi pornografi di Yogyakarta International Airport (YIA) pada 2021. Hanya saja, Siskaeee keberatan kalau berbagai tindakan yang sekarang dilakukan tetap dikaitkan dengan dosa masa lalunya.
"Dulu memang saya pernah dihukum dengan pasal pornografi dan ITE, akan tetapi bukan berarti apa yang kemudian terjadi selalu dicap dan dianggap sebagai hal yang sama," ujar Siskaeee menjelaskan.
"Apakah tidak boleh, orang yang dulu pernah bersalah dan mencoba memperbaiki hidup harus selalu dicap bersalah?" sambungnya.
Hal itu juga yang kemudian mendorong Siskaeee mengajukan gugatan praperadilan atas penetapan status tersangka film porno. Selain merasa dikriminalisasi, Siskaeee juga mengaku merasakan dampak negatif imbas hal itu.
"Banyak yang membatalkan dan menunda kontrak kerja," kata Siskaeee.
Baca Juga: Kembali Mangkir dari Panggilan Polisi, Siskaeee Bakal Dijemput Paksa?
Kendati demikian, Siskaeee menyatakan akan tetap patuh dengan proses hukum yang berlaku. Ia akan datang memenuhi panggilan penyidik di panggilan berikutnya.
"Saya kemarin tidak hadir karena sakit. Bukti surat sudah saya kirimkan ke penyidik," kata Siskaeee.
Sebagaimana diketahui, nama Siskaeee ikut masuk daftar 11 talent rumah produksi Kelas Bintang yang ditetapkan sebagai tersangka pada Desember 2023 lalu.
"Dua orang tersangka dari talent pria adalah saudara BP dan AFL. Sembilan orang tersangka talent wanita adalah saudari VV (Virly Virginia), PPL alias J, ATA alias M (Meli 3GP), MS, ZS, ALP alias AB, SNA, NL alias CN dan FCNS alias S (Siskaeee),” jelas Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak.
Siskaeee dijadwalkan menghadiri pemeriksaan bersama 10 talent lain sejak 8 Januari 2024. Namun sampai pemanggilan terakhir pada 15 Januari 2024, Siskaeee belum juga memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai tersangka.
Praktek pembuatan film porno di rumah produksi Kelas Bintang sendiri terungkap pada 11 September 2023. Polda Metro Jaya mengamankan I atau Irwansyah selaku pemilik rumah produksi bersama empat orang lain yakni JAS selaku kameramen, AIS selaku editor, AT selaku sekretaris dan pemeran wanita serta SE selaku sound engineering dan pemain figuran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap