Suara.com - Kasus perundungan dengan melibatkan siswa Binus School Serpong pelan-pelan terang benderang. Terbaru, KPAI mengatakan ternyata ada 11 orang terduga pelaku perundungan.
Diyah Puspitarini, Komisioner KPAI bersama tim yang lain telah menelusuri kasus ini. Pihaknya sudah menemui korban, terduga pelaku dan Polres Metro Tangerang Selatan yang menangani masalah perundungan di Binus School Serpong.
"Kasus Kekerasan fisik dan psikis, perundungan yang menimpa anak AL, diduga dilakukan oleh delapan anak siswa dan tiga orang dewasa," kata Diyah Puspitarini di kantor KPAI, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (26/2/2024).
Diyah Puspitarini menekankan, peristiwa ini terjadi dua kali. Di mana dari keterangan korban ada di tanggal 2 dan 13 Februari 2024 dengan total 11 terduga pelaku.
"Ya, itu yang mungkin dirasakan oleh si anak korban dan muncul di visum," tutur Diyah Puspitarini.
Hingga kini KPAI terus mendesak polisi untuk menuntaskan kasus ini dengan cepat dan tepat.
"Ini kan prosesnya lama, dari mulai pengaduan 14 Februari. KPAI datang pada 20 Februari, baru 21 dinaikkan status. Sepanjang itu tidak ada yang diperiksa," kata Diyah Puspitarini.
"Padahal di amanat UU perlindungan anak, prosesnya harus cepat dari mulai pelaporan, pengambilan data, penyidikan, sampai proses nanti, sampai putusan, anak-anak ini, harus cepat," katanya memaparkan.
Penuntasan kasus secara cepat juga karena mempertimbangkan status anak. Apalagi dalam waktu dekat, sejumlah terduga pelaku yang berstatus siswa kelas 3 SMA akan menghadapi ujian.
Baca Juga: Pelaku Terancam Hukuman Sampai 5 Tahun Penjara, Korban Bully Anak Vincent Rompies cs Ogah Damai
"KPAI berharap agar polres Tangerang beserta jajarannya dan atensi Polda Metro Jaya, ini segera cepat (menyelesaikan kasus). Karena kalau tidak salah hari Rabu ujian ya, jadi mereka tinggal beberapa bulan lagi sebagai siswa," tutur Diyah Puspitarini.
Ya, Diyah Puspitarini menegaskan status anak-anak terduga pelaku perundungan, termasuk anak Vincent Rompies masih merupakan seorang siswa. Walaupun mereka sudah diminta keluar oleh sekolah.
KPAI juga akan berupaya agar terduga pelaku bully ini tetap mendapat hak pendidikan. Termasuk menjalani ujian bagi siswa kelas 3 SMA tersebut.
Berita Terkait
-
Pelaku Terancam Hukuman Sampai 5 Tahun Penjara, Korban Bully Anak Vincent Rompies cs Ogah Damai
-
Dibully Anak Vincent Rompies cs, Korban Alami Gangguan Psikis
-
Korban Bully Anak Vincent Rompies cs Diteror, Sang Ibu Sampai Dibentak
-
Bertemu Pihak Binus School Serpong, Kemendikbud Ungkap Status Terduga Pelaku Bully
-
Barbie Kumalasari Setuju Anak Vincent Rompies Dihukum hingga Dikeluarkan dari Sekolah
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap